floating-Bareskrim Bongkar Penyelundupan...
Bareskrim Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang Ilegal, Pengamat: Selaras Asta Cita Presiden
Bareskrim Bongkar Penyelundupan...
Bareskrim Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang Ilegal, Pengamat: Selaras Asta Cita Presiden
Senin, 20 April 2026 - 19:54 WIB
JAKARTA - Langkah Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri membongkar dugaan tindak pidana penyelundupan komoditas pangan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat diapresiasi oleh Analis Kebijakan Publik dan Politik Nasional Nasky Putra Tandjung. Total 23.146 kilogram atau 23,146 ton bawang dan cabai kering dari dua lokasi berbeda disita dalam operasi tersebut.

Nasky menilai keberhasilan Dittipideksus Bareskrim Polri melalui Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam penegakan hukum secara tegas terhadap segala bentuk tindak pidana yang mengakibatkan kebocoran terhadap penerimaan negara alias kerugian keuangan negara.

"Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), kita apresiasi dan mendukung sepenuhnya kinerja dan dedikasi Tim Gakum Penyelundupan Tipideksus Bareskrim Polri di bawah bawah kepemimpinan Kabareskrim Polri Komjen Pol Sahar Diantono dan arahan dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam memberantas berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat dan merugikan negara,” ujar Nasky dalam keterangan persnya, Senin (20/4/2026).

Bareskrim Bongkar Penyelundupan...


Nasky Putra Tandjung.

Baca juga: Bareskrim Polri Sita 23 Ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal di Pontianak

Ketua Indonesia Youth Epicentrum berpendapat, langkah cepat dan tegas Polri selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya fokus dalam mendukung pada penguatan reformasi hukum dan pemberantasan penyelundupan. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung penuh kinerja dan dedikasi Korps Bahyangkara atas keberhasilannya melakukan penangkapan dan memberantas penyelundupan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara dan melindungi masyarakat.

Oleh sebab itu, Alumnus Indef School Of Political Economy Jakarta ini mendorong Bareskrim Polri tetap konsisten dan komitmen dalam menyelamatkan kebocoran atas penerimaan keuangan negara agar dapat dimanfaatkan bagi masyarakat.

Nasky yang juga penulis buku Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata dan Dedikasi untuk Masyarakat ini berharap Polri tidak cepat berpuas diri tapi terus meningkatkan kinerja agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin baik dan meningkat. Founder Nasky Milenial Center ini berharap kehadiran Polri Presisi sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom harus dirasakan masyarakat.
(rca)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni