DEPOK - Jelang Hari Raya
Iduladha 2026, inovasi dalam peternakan sapi dan kambing terus berkembang. Hal itu untuk mencegah dan menghindari berbagai macam penyakit pada hewan kurban.
"Adanya peningkatan permintaan Kandang Sonny Berkah Farm untuk tahun ini di waktu jelang satu bulan hari raya terus dikebut untuk mensortir hewan kambing yang akan dipilih untuk hewan qurban yang benar-benar sehat dan badanya bagus, " Ucap Owner SBF Sonny Eko Kustiawan, di Depok, Jumat (24/4/2026).
Menurut dia, masyarakat harus lebih cermat dalam memilih hewan qurban guna memastikan kelayakan serta menjaga kesehatan hewan yang akan dikomsusmsi pasca Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Baca juga: Syarat Hewan Kurban: Apa Itu Bahimatul An’am? "Masih banyak masyarakat yang belum memahami indikator terkait kesehatan hewan kurban sehingga berpotensi memilih hewan ternak yang tidak memenuhi syarat. Ini yang harus diwaspadai dalam kondisi fisik hewan, jangan sampai memilih hewan yang terlihat lesu, terlihat sakit atau meiliki cacat, " Jelas Sonny.
Dia menjelaskan salah satu tanda penting yang harus diperhatikan adalah adanya cairan yang keluar dari bagian tubuh tertentu seperti dihidung, telinga maupun di areal anus. Kondisi tersebut patut di curigai karena bisa menjadi indikasi hewan tidak sehat, " tuturnya.
Lihat video: Hikmah Kurban: Memotong Ego dan Keserakahan
Selain kondisi itu juga , bulu-bulu dari hewan yang menjadi indikator kesehatan. Hewan yang layak kurban umumnya memiliki bulu bersih dan tampak mengkilap, namun sebaiknya jika bulu terlihat kusam atau tak terawat, maka itu juga perlu diwaspadai oleh pembeli.
Pastikan juga untuk usianya cukup, minimal dua tahun itu bisa dilihat dari giginya kemudian harus jantan dan dalam kondisi sehat, hewan kurban harus dalam kondisi tidak cacat, tidak pincang serta memiliki postur tubuh yang normal.
"Dalam peternakannya di Kandang SBF terus melakukan pengecekan kesehatan berkala untuk tetap bugar di saat Hari Raya, ini untuk memastikan agar pelanggan dapat merasa senang dalam hal perawatan serta kesehatan yang akan di kurban,” ucapnya.
(cip)