floating-Gandeng Pop Mart, TikTok...
Gandeng Pop Mart, TikTok Live Hidupkan Kreativitas Digital dan Budaya
Gandeng Pop Mart, TikTok...
Gandeng Pop Mart, TikTok Live Hidupkan Kreativitas Digital dan Budaya
Senin, 27 April 2026 - 18:27 WIB
JAKARTA - Platform siaran langsung TikTok Live berkolaborasi dengan Pop Mart menghadirkan karakter Nyota edisi khusus bernuansa budaya Indonesia. Inisiatif ini menjadi langkah memperkuat kreativitas digital sekaligus memperluas promosi budaya lokal ke panggung global.

"Kami mengapresiasi inisiatif TikTok Live dalam mendukung kreator mempromosikan kebudayaan Indonesia melalui platform digital, termasuk melalui kolaborasi bersama Pop Mart dan Museum Nasional Indonesia," ujar Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha seperti dikutip, Senin (27/4/2026).

Baca Juga: Pramono Dorong 153 Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi

Kolaborasi ini menjadi yang pertama di Asia Tenggara dan diwujudkan melalui peluncuran karakter Nyota dengan sentuhan elemen budaya Nusantara, mulai dari motif batik dan wayang hingga lanskap ikonik seperti Monumen Nasional, Gunung Bromo, dan Terasering Tegalalang.

Selain hadir dalam bentuk konten digital dan hadiah virtual (gift) di TikTok Live, karakter tersebut juga ditampilkan dalam pameran luring bertajuk “Nyota di Tanah Air” yang digelar di Museum Nasional Indonesia pada 27–29 April 2026.

Livestream Operations Manager TikTok Live Indonesia Michael Tan mengatakan kreator memiliki peran penting sebagai pendongeng budaya di era digital. Melalui interaksi real-time, cerita dan identitas lokal dinilai mampu menjangkau audiens yang lebih luas hingga ke tingkat global.

Baca Juga: Presiden Prabowo Targetkan 70.000 Sekolah Direnovasi Tahun ini

Sementara, Country Head Pop Mart Indonesia Johan Sebastian menyebut kolaborasi ini menjadi cara baru untuk menginterpretasikan karakter global melalui perspektif budaya lokal. Menurut dia, Nyota tidak hanya menjadi simbol imajinasi, tetapi juga sarana mempererat koneksi emosional lintas komunitas.

Kolaborasi ini juga mendapatkan dukungan Kementerian Kebudayaan yang mendorong pemanfaatan platform digital dalam memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda. Museum Nasional dinilai sebagai ruang kolaborasi yang mampu menghubungkan sejarah, seni, dan ekspresi digital secara relevan.

TikTok mencatat pertumbuhan signifikan pada fitur Live, dengan peningkatan jumlah tayangan lebih dari 65 persen secara global pada tahun lalu. Di Indonesia, interaksi pengguna seperti komentar dan suka juga meningkat sekitar 60%, mencerminkan kuatnya keterlibatan komunitas dalam mendukung kreator.

Pengguna dapat memahami makna di balik desain Nyota, termasuk filosofi motif dan latar budaya yang diangkat. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya memperkenalkan budaya Indonesia, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam ekosistem kreatif digital.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam