BEKASI - Stasiun Bekasi Timur masih ditutup pada pagi ini usai tragedi kecelakaan kereta antara KA Argo Bromo dengan KRL pada Senin (27/4/2026) malam. Menurut pantauan iNews Media Group sekitar pukul 07.30 WIB sampai dengan 08.18 WIB, proses evakuasi kereta masih dilakukan oleh para petugas dari KAI.
Lokomotif kereta Argo Bromo yang tersangkut di badan KRL sedang berupaya ditarik oleh lokomotif lainnya guna memudahkan pencarian korban. Sekitar pukul 08.10 WIB, lokomotif kereta Argo Bromo berhasil keluarkan dari badan KRL.
Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia juga terus bertambah. Hal itu dilihat dari masih adanya kantong jenazah yang diangkut oleh petugas dari kereta menuju ambulans.
Baca juga: Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Kota Bekasi Hilir mudik ambulans juga masih terlihat hilir mudik di stasiun. Menurut pantauan, terlihat sudah ada lima kantong jenazah yang berhasil dievakuasi oleh petugas.
Terlihat juga beberapa keluarga atau kerabat korban yang masih menunggu kepastian dari petugas terkait nasib korban. Selain itu, sejumlah petugas gabungan dari TNI Polri juga tampak masih berjaga.
Puluhan petugas medis juga tampak bersiaga di dekat ambulans untuk mengantar jenazah. Hingga berita ini diturunkan, belum dipastikan berapa jumlah korban secara keseluruhan atas insiden ini. Proses pencarian korban juga masih dilakukan oleh petugas SAR.
(rca)