floating-Angkat Isu Sengketa...
Angkat Isu Sengketa Limbah Industri Non-B3 di Cikarang, Wulan Windiarti Raih Gelar Doktor
Angkat Isu Sengketa...
Angkat Isu Sengketa Limbah Industri Non-B3 di Cikarang, Wulan Windiarti Raih Gelar Doktor
Rabu, 29 April 2026 - 18:34 WIB
BEKASI - Wulan Windiarti resmi meraih gelar Doktor di Bidang Ilmu Hukum dari Universitas Jayabaya setelah menjalani sidang promosi terbuka pada Selasa, 28 April 2026. Wulan dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude dari Program Doktor Ilmu Hukum (PDIM).

Sidang promosi yang digelar di Kampus Jayabaya, Jakarta, itu menjadi tahapan akhir dalam proses akademik untuk memperoleh gelar tertinggi di bidang hukum. Acara tersebut dihadiri pimpinan kampus, promotor, serta tim penguji dari kalangan profesor dan pakar hukum.

Dalam ujian terbuka tersebut, Wulan berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Karakteristik Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Limbah Industri Non-B3 dalam Sengketa Wanprestasi untuk Mewujudkan Kepastian Hukum.”

Baca juga: Guru Besar Universitas Jayabaya Tekankan Pentingnya Pergeseran Paradigma dalam Hukum Kepailitan

“Penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan kepastian hukum dalam praktik kerja sama pengelolaan limbah industri yang kerap menimbulkan sengketa,” ujar Wulan, Rabu (29/4/2026).

Wulan menjelaskan, riset tersebut mengkaji secara mendalam aspek hukum dalam kerja sama pengelolaan limbah industri non-B3, khususnya terkait potensi wanprestasi. Menurut Wulan kompleksitas pengelolaan limbah industri menuntut kejelasan regulasi agar tidak memicu konflik hukum di kemudian hari.

“Dengan adanya kejelasan perjanjian dan perlindungan hukum, diharapkan dapat meminimalisir sengketa serta memberikan kepastian bagi para pihak,” tambahnya.

Lihat video: Dosen Bergelar Doktor Masih Minim, Mendikti: Pemerintah akan Berikan Beasiswa S3



Dalam proses penyusunan disertasi, Wulan dibimbing oleh promotor Fauzie Yusuf Hasibuan dan ko-promotor Basuki Rekso Wibowo. Keduanya dinilai berperan penting dalam mengarahkan penelitian hingga memenuhi standar akademik program doktoral.

Sidang tersebut juga melibatkan tim penguji, antara lain Kristiawanto, Maryanto, Dhoni Martien, Kurnia Toha, serta Henry Aspan. Keberhasilan ini turut memperkuat rekam jejak akademik Wulan yang juga menjabat sebagai Kepala Program Studi Hukum di Universitas Pelita Bangsa.

Pihak kampus menyatakan, sidang promosi Doktor bukan sekadar agenda akademik, tetapi juga menjadi tolok ukur kualitas riset di lingkungan perguruan tinggi. Kehadiran penguji eksternal dinilai penting untuk menjaga objektivitas serta standar akademik dalam proses penilaian disertasi.

Melalui sidang ini diharapkan lahir gagasan baru yang relevan dengan kebutuhan hukum nasional, khususnya dalam penyelesaian sengketa secara efektif dan berkeadilan. Universitas Jayabaya juga menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang hukum yang mampu berkontribusi bagi masyarakat dan negara di tengah kompleksitas persoalan hukum modern.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa