floating-Massa Buruh Masih Demo...
Massa Buruh Masih Demo di Depan Gedung DPR, Arus Lalin Tol Dalam Kota Padat
Massa Buruh Masih Demo...
Massa Buruh Masih Demo di Depan Gedung DPR, Arus Lalin Tol Dalam Kota Padat
Jum'at, 01 Mei 2026 - 17:57 WIB
JAKARTA - Massa buruh masih menggelar aksi demo di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (1/5/2026) sore. Akibatnya, Jalan Tol Dalam Kota Jakarta mengalami kepadatan.

Berdasarkan pantauan, arus lalu lintas di Jalan Tol Dalam Kota tepatnya dari arah Semanggi menuju Slipi tampak padat. Kepadatan terjadi karena massa buruh masih demo di depan Gedung DPR.

Baca juga: Hari Buruh 2026, Prabowo Komitmen Bangun Hunian 1 Juta Rumah untuk Pekerja

Petugas kepolisian hingga pukul 17.00 WIB masih menutup Jalan Gatot Subroto, khususnya jalur arteri. Sehingga, kendaraan roda empat dari arah Semanggi menuju Slipi terpaksa harus mengambil rute di Jalan Tol Dalam Kota.

Sedangkan, sepeda motor dialihkan menuju Jalan Gerbang Pemuda menembus Jalan Gelora untuk bisa ke kawasan Slipi. Penutupan dilakukan di Pertigaan Jalan Gatot Subroto dengan Jalan Gerbang Pemuda mengingat ribuan buruh tumpah ruah di Jalan Gatot Subroto.

Di depan Gedung DPR RI, cuacanya terpantau gerimis. Namun, massa buruh bersama elemen mahasiswa masih bertahan melakukan aksi penyampaian pendapat dari atas mobil komando.

Mereka juga membakar ban dan flare. Buruh menyalakan flare berwarna merah menghiasi suasana depan Gedung DPR. Mahasiswa dan buruh di depan Gedung DPR ada yang tampak membubarkan diri, ada juga yang masih bertahan.
(jon)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis