floating-Pertemuan Mengharukan...
Pertemuan Mengharukan Xanana Gusmao dengan Jenderal Kopassus yang Pernah Menangkapnya
Pertemuan Mengharukan...
Pertemuan Mengharukan Xanana Gusmao dengan Jenderal Kopassus yang Pernah Menangkapnya
Minggu, 03 Mei 2026 - 16:04 WIB
JAKARTA - Mayor Jenderal (Purn) TNI Mahidin Simbolon bertemu Perdana Menteri Timor-Leste Kay Rala Xanana Gusmao, di Hotel Kempinski, Jakarta, Sabtu, 2 Mei 2026. Pertemuan ini menjadi momen bersejarah, mengingat keduanya terakhir kali berinteraksi pada 1992, atau sekitar 34 tahun lalu, dalam konteks konflik di Timor-Leste.

Dalam catatan sejarah, hubungan Mahidin Simbolon dan Kay Rala Xanana Gusmao memiliki latar belakang yang kompleks. Saat itu, Mahidin merupakan perwira TNI dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang terlibat dalam operasi militer di Timor-Leste, termasuk peristiwa penangkapan Xanana Gusmao pada 1992.

Dalam kesempatan tersebut, Xanana mengenang kembali momen tersebut sebagai bagian dari perjalanan sejarah yang kini telah dilalui bersama.

Baca juga: Timor Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN, Xanana Gusmao: Babak Baru yang Menginspirasi

“Akhirnya bisa bertemu lagi. Beliau juga sudah tua. Dulu beliau berpangkat Letnan Kolonel. Pada 1992, saya bersembunyi di rumah Mana Aliança Araújo di Lahane. Saat itu, Letnan Kolonel tersebut bersama sejumlah pasukan datang dan menangkap saya, lalu membawa saya ke markas,” ujar Xanana, Minggu (3/5/2026).

Xanana juga mengingat bahwa selama masa penahanan, dirinya diperlakukan secara manusiawi sebelum dipindahkan ke Bali dan Jakarta untuk menjalani proses interogasi.

Lihat video: Pererat Hubungan 2 Negara, KBRI Timor Leste Gelar Pengobatan Gratis di Dili



Pertemuan ini terwujud melalui komunikasi diplomatik yang difasilitasi oleh Duta Besar Timor-Leste untuk Indonesia, Roberto Soares, serta Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Laurentius Amrih Jinangkung, dalam rangkaian pertemuan terkait delimitasi batas maritim Indonesia–Timor-Leste di Singapura.

“Mahidin Simbolon mendengar bahwa saya transit di Jakarta, lalu meminta kepada Duta Besar Roberto Soares agar dapat bertemu. Melalui komunikasi tersebut, akhirnya pertemuan ini bisa terlaksana,” kata Xanana.

Dalam suasana hangat, keduanya berbincang mengenai masa lalu, termasuk pengalaman di berbagai wilayah di Timor-Leste. Percakapan berlangsung dalam bahasa Tetun, mencerminkan kedekatan historis yang pernah terjalin. Meski memiliki latar belakang konflik, pertemuan ini menegaskan komitmen kedua tokoh untuk mengedepankan rekonsiliasi dan persahabatan.

“Semua ini dijalani dengan semangat persahabatan. Jika kita mengingat masa lalu, rasanya seperti saling memaafkan sehingga hati menjadi tenang. Itulah makna pertemuan hari ini,” ujar Xanana.

Sejak kemerdekaan Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmao dikenal aktif mendorong pendekatan rekonsiliasi dengan Indonesia, termasuk menjalin hubungan baik dengan sejumlah tokoh militer Indonesia.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun hubungan bilateral yang konstruktif antara Indonesia dan Timor-Leste pascakonflik.

Pertemuan ini turut didampingi oleh Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Pariwisata dan Lingkungan Timor-Leste, Francisco Kalbuadi Lay, Duta Besar Roberto Soares, serta Atase Pertahanan Timor-Leste di Indonesia, Kolonel Renilde Guterres Cortereal e Silva.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Melebarkan Sayap Internasional,...
Melebarkan Sayap Internasional, Pegadaian Cetak Kinerja Positif di Timor Leste
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
BI Targetkan QRIS Terhubung...
BI Targetkan QRIS Terhubung ke India hingga Timor Leste Tahun Ini