floating-SIG Rampungkan Proyek...
SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Ekspor Rp1,4 Triliun di Tuban
SIG Rampungkan Proyek...
SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Ekspor Rp1,4 Triliun di Tuban
Senin, 04 Mei 2026 - 14:17 WIB
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menuntaskan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas ekspor di Pabrik Tuban, Jawa Timur, senilai Rp1,4 triliun. Proyek ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat ekspansi pasar global di tengah tekanan overkapasitas industri semen domestik.

“Selain memperluas penetrasi pasar ekspor bernilai tinggi, keunggulan portofolio ini juga memperkuat posisi SIG di kancah industri global,” ujar Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra, seperti dikutip, Senin (4/5/2026).

Baca Juga: Laba SIG Melonjak 88,7% di Kuartal I-2026 Jadi Rp80 Miliar

Penyelesaian proyek tersebut ditandai dengan diterbitkannya Taking Over Certificate (TOC), yang menyatakan seluruh infrastruktur dan sistem telah memenuhi standar teknis, keselamatan, serta kesiapan operasional.

Pengembangan fasilitas di Tuban mencakup peningkatan kapasitas dermaga dari 15.000 DWT menjadi 50.000 DWT, pembangunan jetty trestle dan platform baru, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat.

Selain itu, SIG juga membangun sistem logistik terintegrasi berupa tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer dan fasilitas penyimpanan modern, termasuk blending silo berkapasitas 8.000 ton, clinker silo 15.000 ton, serta dua cement silo masing-masing berkapasitas 18.000 ton.

Baca Juga: Perkuat Industri Nasional, Belanja Suku Cadang Lokal SIG Tembus Rp809 Miliar

Dengan dukungan infrastruktur tersebut, fasilitas ini mampu menopang kapasitas ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun, sekaligus meningkatkan keandalan rantai pasok dan efisiensi distribusi global.

Proyek ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara SIG melalui PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dengan Taiheiyo Cement Corporation, serta melibatkan PT Hutama Karya sebagai kontraktor.

SIG optimistis penguatan fasilitas ekspor ini akan meningkatkan kontribusi pasar internasional sebagai sumber pertumbuhan baru, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri konstruksi global.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum