SERANG - Buka lapangan kerja dan menghadirkan kemandirian bagi
ibu rumah tangga , Yayasan Indonesia Setara (YIS) menggelar sejumlah pelatihan. Kegiatan berlangsung di dua lokasi yakni RPTRA Hati Suci, Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Dalam pelatihan yang digelar bersama Espas Indonesia itu sebanyak 80 ibu rumah tangga diajarkan Pemasaran Produk Pelatihan Baking Butter-Tteok dengan menggunakan AI.
Baca juga: YIS Gelar Pelatihan Olahan Mangga di Indramayu, Sandi Uno: Tambah Cuan Ibu Rumah Tangga Sehari berikutnya, YIS Bersama Rumah Zakat menggelar Workshop Baking and Cooking Singkong Thailand Creamy dan Banana Nugget. Pelatihan yang diikuti 50 ibu rumah tangga itu digelar di Desa Sukadalem, Serang, Banten, Kamis (30/4/2026).
Founder YIS Sandiaga Uno mengatakan, pelatihan ini dirancang untuk menciptakan peluang usaha bagi perempuan, khususnya ibu rumah tangga. Program ini tidak hanya berfokus pada keterampilan produksi, tetapi juga mencakup pemasaran digital, pengembangan usaha, hingga pendampingan berkelanjutan.
"Peserta diharapkan terus mengasah kemampuan dan akan didampingi hingga mampu melahirkan produk atau brand sendiri," ucapnya.
Program Perempuan Berdaya yang diinisiasi YIS menjadi salah satu upaya mendorong pelaku usaha mikro naik kelas. Peserta yang mengikuti pelatihan berkesempatan masuk tahap inkubasi hingga tampil dalam Demo Day Perempuan Berdaya pada akhir 2026.
Dalam tahap tersebut, peserta akan mendapatkan pendampingan lanjutan, akses permodalan, serta kesempatan mempresentasikan produk di tingkat nasional.
Dia juga membagikan kiat memulai usaha kepada para peserta. Menurut Sandiaga, membangun jejaring menjadi kunci penting dalam mengembangkan bisnis.
"Silaturahmi itu penting dalam dunia usaha. Dari setiap pertemuan, selalu ada peluang dan berkah yang bisa kita manfaatkan," katanya.
Melalui rangkaian pelatihan ini, Sandiaga berharap para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri untuk memulai usaha. "Tujuannya agar emak-emak bisa mandiri dan buka lapangan kerja," ucapnya.
(jon)