floating-Aliansi Ormas Islam:...
Aliansi Ormas Islam: Harapan Kami Ade Armando Ditahan, Bukan Mundur dari PSI
Aliansi Ormas Islam:...
Aliansi Ormas Islam: Harapan Kami Ade Armando Ditahan, Bukan Mundur dari PSI
Kamis, 07 Mei 2026 - 19:06 WIB
JAKARTA - Aliansi Ormas Islam mengaku tak pernah terbesit agar Ade Armando mundur dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Mereka justru berharap agar Ade Armando dapat segera diperiksa, ditetapkan sebagai tersangka, hingga ditahan oleh kepolisian.

Hal itu diungkapkan salah satu perwakilan aliansi ormas Islam, Gurun Arisastra dari LBH Syarikat Islam dan SAMMI saat jumpa pers di Kantor DPP Al Irsyad Al Islamiyyah, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026). Ia menegaskan, laporan dari aliansi ormas Islam bukan bagian dari politisasi.

"Kami tegaskan ya, bahwa sejak kami melaporkan ini, beliau-beliau, kapasitas dari Ade Armando, Grace Natalie ini dilaporkan dalam kapasitas person atau pribadi, bukan kapasitas dalam jabatan politik," terang Gurun.

Baca juga: Dilaporkan 40 Ormas Islam ke Bareskrim Polri, Ade Armando: Saya Nggak Bersalah Kok

Gurun menerangkan, upaya menempuh jalur hukum yang dilakukan aliansi ormas Islam didasari atas adanya potensi pelanggaran pidana dari Ade Armando, Grace Natalie, hingga Permadi Arya. "Ya, kami tegaskan bahwa dilaporkan secara kapasitas person atau personal, tidak jabatan politik," terangnya.

Untuk itu, Gurun pun mangatakan, pihaknya tak pernah berharap Ade mundur dari PSI. Aliansi ormas Islam justru ingin Ade Armando bisa diperiksa, ditetapkan tersangka hingga ditahan oleh polisi.

"Jadi, bahkan bukan harapan kami, bukan tujuan kami mundurnya Ade Armando atau mungkin dipecat dari PSI. Itu bukan harapan kami," ujar Gurun.

"Harapan kami adalah proses penegakan hukum. Ade Armando segera dan kawan-kawan diperiksa, ditetapkan tersangka, dan ditahan," pungkasnya.

Sebelumnya, pegiat media sosial Ade Armando mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Langkah ini diambil lantaran Ade tak ingin PSI terseret polemik dengan Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK).

Ade memastikan, tak ada konflik dirinya dengan PSI. Baginya, keputusan ini untuk kebaikan bersama. "Tidak ada konflik di antara saya dengan PSI, tapi saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama," kata Ade di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Ade menjelaskan, jalan politiknya ini ditempuh agar PSI tak terus dikaitkan dengan kontroversi yang kerap menimpanya. Termasuk, kasus Ade dengan JK.
(rca)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK