floating-Indocement Bagikan Dividen...
Indocement Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun, Setujui Perubahan Pengurus
Indocement Bagikan Dividen...
Indocement Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun, Setujui Perubahan Pengurus
Kamis, 21 Mei 2026 - 18:37 WIB
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp1,54 triliun untuk tahun buku 2025. Perseroan juga menetapkan dividen sebesar Rp468 per lembar saham bagi pemegang saham yang berhak.

Direktur Utama Indocement Christian Kartawijaya menyampaikan apresiasi atas kontribusi jajaran manajemen sebelumnya dalam mendukung kinerja perusahaan. "Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Hasan Imer atas dedikasi dan kontribusi luar biasa selama menjabat sejak 2008 hingga 2026," ujarnya dalam RUPST yang digelar pada Kamis (21/5/2026).

Baca Juga: Penjualan Turun, Laba Tahun Berjalan Indocement Tetap Meningkat 12%

Perseroan mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,24 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp1,53 triliun dialokasikan untuk dividen, sementara sisanya dibukukan sebagai laba ditahan.

Perseroan menetapkan pemegang saham yang berhak atas dividen adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Adapun jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 3 Juni 2026, dengan ex dividen pada 4 Juni 2026, serta pembayaran dividen dijadwalkan pada 19 Juni 2026.

Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus perusahaan. Roberto Callieri kembali diangkat sebagai Komisaris Utama, sementara Benny Setiawan Santoso ditunjuk sebagai Direktur menggantikan Hasan Imer yang mengundurkan diri. Perseroan juga mengangkat Jose Maria Magrina Vadillo sebagai Wakil Direktur Utama efektif mulai 1 September 2026.

Baca Juga: Indocement dan Mondi Dirikan Usaha Patungan di Bidang Kantong Kemasan

Manajemen menilai perubahan susunan pengurus ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk menjaga kesinambungan kinerja dan memperkuat transformasi bisnis ke depan. Berbagai pencapaian selama periode sebelumnya, termasuk pengembangan kapasitas produksi dan inovasi produk, menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan perusahaan.

Di sisi lain, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) turut menyetujui penarikan kembali saham hasil buyback sebanyak 84,52 juta lembar melalui pengurangan modal ditempatkan dan disetor. Dengan aksi tersebut, modal disetor perseroan menjadi Rp1,71 triliun.

RUPSLB juga menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp750 miliar untuk periode 22 Mei 2026 hingga 21 Mei 2027. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai pemegang saham sekaligus menjaga stabilitas harga saham di pasar.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
SIG Bagikan Seluruh...
SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
TBS Energi Catat Pendapatan...
TBS Energi Catat Pendapatan Konsolidasi Tumbuh 20,5% di Kuartal I 2026
Tumbuh 19%, CDIA Bukukan...
Tumbuh 19%, CDIA Bukukan Pendapatan USD41,2 Juta di Kuartal I-2026