floating-Muzakir Manaf: Pemulihan...
Muzakir Manaf: Pemulihan Infrastruktur di Aceh Pascabencana Baru Mencapai 30%
Muzakir Manaf: Pemulihan...
Muzakir Manaf: Pemulihan Infrastruktur di Aceh Pascabencana Baru Mencapai 30%
Senin, 25 Mei 2026 - 17:06 WIB
JAKARTA - Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengungkap berbagai persoalan yang masih dihadapi di wilayahnya pascabencana alam. Persoalan itu utamanya terkait infrastruktur dasar yang belum sepenuhnya terpenuhi di sejumlah wilayah provinsi.

Hal ini disampaikan Mualem sapaan akrab Muzakir saat menghadiri rapat bersama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pascabencana Sumatera pemerintah dan Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera DPR.

“Semua masalah bencana. Bencana masalah infrastruktur, masalah segala macam. Apa yang penting di masing-masing wilayah provinsi yang belum dapat terpenuhi," katanya saat ditemui usai rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Baca juga: Seskab Teddy dan Gubernur Mualem Bahas Progres Pemulihan Pascabencana di Aceh

Menurut Mualem panggilan akrabnya, masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum tertangani secara maksimal, mulai dari pembangunan jembatan hingga fasilitas pendidikan. Ia mengatakan progres pemulihan pembangunan infrastruktur baru mencapai 30%.

“Banyak. Banyak. Infrastruktur belum, jembatan belum. Sekolah-sekolah dan sebagainya lagi. Baru terpenuhi mungkin 30% (pemulihan infrastruktur)," ujarnya.

Lihat video: Presiden Prabowo Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Pastikan Korban Bencana Terurus

(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar