JAKARTA - Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) memperingati Hari Lansia Nasional 2026 dengan memperkuat berbagai program kesehatan dan pemberdayaan ekonomi bagi warga senior. Langkah ini menegaskan peran lansia sebagai bagian penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi nasional.
"Para warga senior yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif akan menjadi kekuatan sosial yang mampu terus memberikan inspirasi, pengalaman, serta kontribusi bagi keluarga dan masyarakat," ujar Direktur Compliance & Human Resource Bank Mandiri Taspen Rio Lanasier dalam keterangan pers, Sabtu (30/5/2026).
Baca Juga: Bank Mandiri Taspen dan UGM Perkuat Kolaborasi Strategis Bank Mandiri Taspen menilai tema Hari Lansia Nasional tahun ini, "Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh" mencerminkan pentingnya menghadirkan dukungan berkelanjutan bagi para pensiunan agar tetap berdaya dan memiliki kualitas hidup yang baik. Dukungan tersebut diwujudkan melalui program kesehatan, sosial, dan penguatan usaha mikro.
Sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan menyalurkan bantuan kacamata baca kepada 110 nasabah lansia di berbagai unit layanan. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas harian sekaligus meningkatkan kenyamanan hidup para penerima manfaat.
Di sektor layanan kesehatan, Bank Mandiri Taspen mengembangkan program Pilar Mantap Sehat yang kini didukung sekitar 155 titik klinik di seluruh Indonesia. Fasilitas tersebut menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter, hingga pemberian obat bagi nasabah pensiunan.
Baca Juga: Bank Mantap Dorong Kemandirian Finansial Pensiunan ASN Selain itu, perusahaan juga menjalankan program operasi katarak “Mantap Melihat” sepanjang 2024 di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Medan. Program ini telah membantu 192 peserta mendapatkan layanan operasi katarak lengkap dengan pendampingan medis dan dukungan akomodasi.
Tidak hanya berfokus pada kesehatan, Bank Mandiri Taspen turut mendorong pemberdayaan ekonomi lansia melalui penguatan pelaku usaha binaan. Hal ini ditandai dengan penyerahan sembilan Sertifikat Hak Merek Mantapreneur dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual kepada pelaku usaha.
Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan legalitas dan daya saing usaha milik nasabah pensiunan agar mampu naik kelas dan berkontribusi terhadap perekonomian lokal. Upaya ini juga memperkuat posisi lansia sebagai pelaku ekonomi produktif.
Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga senior di Indonesia.
(nng)