floating-Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Senin, 01 Juni 2026 - 16:38 WIB
SEOUL - Sebuah ledakan di pabrik yang dikelola oleh perusahaan pertahanan Korea Selatan , Hanwha Aerospace, menewaskan lima orang pada Senin. Itu diungkapkan otoritas pemadam kebakaran setempat, dengan dua orang lainnya terluka.

Ledakan tersebut dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 11 pagi waktu setempat di pabrik Hanwha di Daejeon, sekitar 150 km selatan Seoul.

Seorang perwakilan dari Markas Pemadam Kebakaran Daejeon mengatakan kepada AFP bahwa lima orang tewas dan dua lainnya terluka.

Dua orang yang selamat, termasuk satu orang yang menderita luka bakar parah, telah melarikan diri dari fasilitas tersebut, kata seorang petugas pemadam kebakaran.

"Pihak berwenang belum mengidentifikasi para korban karena tubuh mereka rusak parah," kata seorang pejabat kesehatan dalam konferensi pers yang sama.

Seorang petugas pemadam kebakaran menambahkan bahwa sebuah ledakan telah memicu kebakaran tersebut, meskipun penyebab ledakan masih diselidiki.

Saham Hanwha Aerospace turun 2,8 persen pada perdagangan sore hari, sementara saham perusahaan induk Hanwha Corp turun 3,4 persen.

Ledakan tersebut mungkin terjadi selama proses pembersihan yang terlibat dalam produksi propelan roket, kata CEO Hanwha Aerospace, Son Jae-il, dalam konferensi pers.

"Selama proses ini, bahan peledak dapat tertinggal pada peralatan, dan ada prosedur untuk menghilangkan dan membersihkan residu tersebut. Diperkirakan bahwa kecelakaan terjadi selama tahap proses ini," katanya.

"Kami akan menanggapi kecelakaan ini dengan sangat serius dan secara mendasar meninjau dan memperbaiki sistem keselamatan perusahaan untuk memastikan bahwa insiden seperti itu tidak akan pernah terulang."

"Kami menundukkan kepala untuk meminta maaf kepada para korban dan keluarga mereka yang berduka," kata Son, berjanji untuk bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang untuk menentukan penyebab kecelakaan tersebut.

Lima orang yang tewas termasuk dua pekerja sementara berusia 20-an dan semuanya dipekerjakan oleh Hanwha, kata perusahaan itu.

Hanwha Aerospace adalah produsen pertahanan utama Korea Selatan yang memproduksi senjata, sistem artileri, dan komponen kedirgantaraan.

Fasilitasnya di Daejeon berfokus pada penelitian dan pengembangan, termasuk teknologi senjata canggih dan sistem terkait ruang angkasa, serta memproduksi mesin propulsi besar dan menangani propelan roket.

Pihak berwenang tidak dapat memperoleh tata letak pabrik karena dilindungi oleh undang-undang keamanan nasional, kata seorang pejabat dalam pengarahan tersebut.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyerukan mobilisasi semua sumber daya yang tersedia untuk menanggapi kecelakaan tersebut dan untuk penyelidikan, kata kantornya dalam pesan teks kepada wartawan.
(ahm)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun