JAKARTA - PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) mencatat kinerja operasional positif di Triwulan I-2026, didorong pertumbuhan aktivitas logistik, penguatan layanan kepelabuhanan, serta pengembangan kawasan pendukung pelabuhan. Capaian tersebut memperkuat peran perusahaan dalam mengintegrasikan layanan penunjang pelabuhan dan pengembangan hinterland guna meningkatkan efisiensi rantai pasok nasional.
"PT Pelindo Sinergi Lokaseva terus berkomitmen mewujudkan visi perusahaan sebagai penyedia solusi terbaik bagi ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi. Melalui penguatan kinerja operasional, pembangunan konektivitas serta pengembangan kawasan, kami berupaya untuk dapat mendorong efisiensi rantai logistik guna mendukung pertumbuhan perekonomian nasional," ujar Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PT PSL Retno Soelistianti seperti dikutip, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga: Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan Sepanjang Triwulan I-2026, kinerja operasional lapangan penumpukan (yard storage) tumbuh 8,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang meningkatnya volume ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya melalui Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara, menuju Malaysia dan Singapura. Selain itu, peningkatan jumlah pelayaran yang mulai memanfaatkan Pelabuhan Kuala Tanjung beserta kawasan pendukungnya turut berkontribusi terhadap kenaikan aktivitas operasional perusahaan di wilayah tersebut.
Pada segmen freight forwarding, grup PT PSL membukukan pertumbuhan kinerja secara tahunan (year on year/YoY) sebesar 125,97%. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya volume layanan multimoda pada rute Pelabuhan Belawan-Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei-Pelabuhan Kuala Tanjung, seiring pertumbuhan aktivitas industri di KEK Sei Mangkei, Sumatera Utara.
Perusahaan juga mencatat peningkatan volume pengiriman produk industri pulp dan kertas yang dilayani melalui Pelabuhan Perawang, Riau. Kondisi tersebut turut memperkuat pertumbuhan bisnis logistik yang dikelola perusahaan.
Baca Juga: Pelindo Sinergi Lokaseva Pastikan Layanan Logistik Tetap Optimal Selama Lebaran Di bidang pengembangan kawasan pendukung atau hinterland development, PT PSL secara bertahap melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar dan utilitas di Kawasan Kuala Tanjung. Sejalan dengan meningkatnya aktivitas bongkar muat pelabuhan, perusahaan mencatat pertumbuhan pengusahaan listrik sebesar 100,52% secara tahunan.
Retno mengatakan capaian tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan strategi bisnis melalui pengembangan ekosistem kepelabuhanan dan integrasi layanan. Ke depan, PT PSL akan terus mengoptimalkan layanan melalui penguatan keunggulan operasional dan komersial, pengembangan kawasan dan konektivitas ekosistem, serta transformasi digital dan keberlanjutan guna menciptakan nilai tambah bagi para pengguna jasa.
(nng)