TEHERAN - Komandan Pasukan Quds Iran, Esmaeil Qaani, mengatakan "sabuk keamanan" perlawanan baru akan membentang dari Selat Hormuz hingga Selat Bab al-Mandab, dan dari Teluk Persia hingga Laut Merah. Pernyataan itu dimuat oleh media Iran.
Qaani mengatakan, “Tindakan tepat waktu dan tegas dari Yaman yang heroik menunjukkan kebijaksanaan front perlawanan, dan jika perlu, yang lain juga akan bergabung.”
Ia menambahkan, “Dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab, dan dari Teluk Persia hingga Laut Merah, akan ada sabuk keamanan perlawanan baru.”
Komandan Pasukan Quds mengatakan, “Tindakan entitas Zionis dan Amerika Serikat di kawasan ini akan memicu respons dari front perlawanan yang bersatu.”
Ia menambahkan, “Para pejuang tanpa batas mengawasi jalur pelayaran vital Anda. Lanjutkan agresi Anda, dan mereka akan memperketat cengkeraman mereka pada Anda.”
Pada Selasa pagi, gerakan Houthi Yaman mengumumkan dimulainya apa yang mereka sebut sebagai "blokade maritim penuh dan komprehensif" terhadap Israel di Laut Merah.
Juru bicara militer Houthi, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengatakan, "Semua pergerakan musuh telah menjadi sasaran militer bagi angkatan bersenjata kami sejak pernyataan ini dikeluarkan."
Ia menambahkan, "Kami menegaskan bahwa kami akan menanggapi eskalasi dengan eskalasi, dan operasi militer kami akan meningkat sejalan dengan perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan poros jihad dan perlawanan."
Baca juga: Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya (sya)