floating-Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Jum'at, 12 Juni 2026 - 22:55 WIB
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggunakan media sosial untuk mengecam Iran setelah media Iran secara luas melaporkan tentang syarat-syarat kesepakatan damai yang sedang dirundingkan. Kecaman itu muncul seiring proses negosiasi antara kedua negara.

“Syarat-syarat yang dibocorkan Iran ke media berita palsu TIDAK ada hubungannya dengan syarat-syarat yang disepakati secara tertulis,” kata Trump di Truth Social.

Dia menegaskan, “Apa yang mereka katakan, termasuk pernyataan mereka yang lemah dan menyedihkan tentang adanya kesepakatan, tidak ada hubungannya dengan kebenaran. Orang-orang yang sangat tidak terhormat untuk diajak berurusan. Dengan mereka, tidak ada yang namanya berurusan dengan itikad baik.”

Ia menambahkan, “Mereka sebaiknya segera bertindak, dan SECEPATNYA!”

Sementara itu, Teheran belum memberikan jadwal pasti mengenai penandatanganan perjanjian dengan Amerika.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran kemarin mengatakan – untuk pertama kalinya – bahwa bagian utama teks tersebut sebagian besar telah diselesaikan.

Ini adalah pertama kalinya Iran dan Amerika menggambarkan adanya pergerakan nyata, sementara semua aksi militer telah memenuhi suasana selama 72 jam terakhir.

Pada saat yang sama, juru bicara tersebut menolak gagasan tentang waktu dan tempat penandatanganan kesepakatan, dan menyebutnya sebagai spekulasi media.

Ia mengatakan fokus utama saat ini adalah mencapai kesepakatan komprehensif, tetapi perjanjian akhir membutuhkan waktu untuk dikaji bersama para politisi dan otoritas di Iran.

Yang kita ketahui adalah para mediator, terutama Qatar dan Pakistan, sedang melakukan kontak intensif antara kedua belah pihak.

Laporan media Iran menunjukkan isu utama saat ini adalah mengakhiri perang ini dan membuka periode waktu 60 hari setelah itu isu-isu utama akan dibahas: masalah nuklir, sanksi, dan pengaturan ekonomi.

Jadi hingga saat ini, diplomasi masih berjalan dari perspektif Iran, tetapi belum ada kesepakatan akhir dan belum ada tenggat waktu.

Baca juga: Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
(sya)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel