floating-Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Selasa, 16 Juni 2026 - 11:35 WIB
TEL AVIV - Gideon Levy, seorang komentator politik Israel , mengatakan pengumuman kesepakatan antara AS dan Iran dipandang di Israel sebagai “kekalahan Israel dan kekalahan pribadi Netanyahu”.

Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya

1. Iran Adalah Proyek Hidup Netanyahu

Iran adalah “proyek hidup” Netanyahu, dan sekarang Israel telah “sepenuhnya dikeluarkan dari negosiasi” dan hanya dapat melakukan sabotase, kata Levy kepada Al Jazeera.

Sabotase tersebut termasuk apa yang disebutnya sebagai “serangan konyol dan kekanak-kanakan” yang dilancarkan Israel di pinggiran selatan Beirut pada hari Minggu. Tetapi sekarang, “sangat jelas bahwa Israel hanya kalah dalam permainan ini,” katanya.

2. Netanyahu Masih Memegang Lebanon Jadi Kunci Lainnya

Levy menambahkan bahwa ujian komitmen Trump untuk mengendalikan Israel “masih akan datang” karena Netanyahu akan tetap bersemangat untuk menggagalkan gencatan senjata yang gagal mencapai prioritas utama Israel.

“Ini sangat, sangat rapuh. Dan saya pikir salah satu tantangan terbesar dari kesepakatan dengan Iran adalah situasi di Lebanon,” katanya.

“Karena Iran berhasil menciptakan keterkaitan total antara Lebanon dan perjanjian tersebut, dan sekarang, sungguh, saya tidak melihat bagaimana itu akan berhasil karena Israel masih berada di Lebanon, tidak berniat untuk menarik diri dari Lebanon dan, selama pasukan masih ada di sana, tidak akan ada ‘gencatan senjata total’ karena akan selalu ada perlawanan terhadap pendudukan Israel di Lebanon.”

3. Netanyahu Sulit Dikendalikan

Presiden AS, berbicara dengan The New York Times setelah mengumumkan kesepakatan dengan Iran, mengecam Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena meningkatkan serangan terhadap Lebanon, yang hampir menggagalkan kesepakatan akhir.

“Dia orang yang sangat sulit,” kata Trump tentang Netanyahu. “Dan sejujurnya, dia seharusnya sangat berterima kasih kepada kita karena telah melakukan ini. Karena jika Iran memiliki senjata nuklir, Israel tidak akan bertahan selama dua jam.”

Ia juga mengancam akan melanjutkan serangan terhadap Iran jika kedua pihak gagal mencapai kesepakatan akhir mengenai program nuklir Teheran.

Menurut NYT, Trump bersikeras bahwa serangan rudal dan bom terhadap Iran-lah yang membuat Teheran menyetujui kesepakatan tersebut. “Mereka tidak menginginkan serangan ketiga,” katanya. “Mereka peduli dengan kelangsungan hidup mereka.”

“Intinya adalah serangan-serangan yang kita lakukan itu berdampak besar pada mereka. Dengan tercapainya kesepakatan ini, dampaknya sangat besar.”
(ahm)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada