floating-Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Senin, 15 Juni 2026 - 19:20 WIB
TEHERAN - Perdamaian Iran dan AS akan membentuk arsitektur Timur Tengah yang baru. Itu diprediksi akan mempengaruhi peta konflik di kawasan tersebut. Meskipun, pandangan skeptisme tetap mewarnai perdamaian Teheran dan Washington tersebut.

Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?

1. Hanya Mengutamakan Logika dan Kerangka Kerja

Esfandyar Batmanghelidj, seorang ahli Iran terkemuka, mengatakan bahwa ia tetap skeptis terhadap prospek kesepakatan komprehensif yang muncul dari pengumuman awal ini, tetapi mengkarakterisasikannya sebagai langkah penting bagi diplomasi regional.

Dalam sebuah unggahan di X, Batmanghelidj mengatakan ini harus dianggap sebagai kesepakatan perdamaian regional pertama di Timur Tengah, menambahkan bahwa “logika dan kerangka kerja” yang dikembangkan dapat mendukung arsitektur regional baru.

“Setiap kekuatan besar di kawasan ini memiliki peran dalam perumusan kesepakatan dan pembangunan konsensus yang diperlukan untuk pengadopsiannya,” katanya.

2. Upaya Menyelamatkan Dunia dari Krisis

Batmanghelidj menambahkan bahwa proses tersebut telah menunjukkan bahwa para diplomat Timur Tengah mampu memimpin dalam membentuk dan mengamankan perjanjian yang tahan lama dan inklusif, meskipun sering kali diabaikan atau diremehkan oleh rekan-rekan mereka di Washington.

“Para diplomat Arab, Pakistan, Turki, dan Iran-lah yang menyelamatkan dunia dari krisis, krisis yang diciptakan oleh Washington dan didukung oleh pemerintah Eropa yang terlalu bersemangat untuk melihat pangkalan, pesawat, dan amunisi mereka digunakan untuk melancarkan perang di Timur Tengah, terutama dalam ‘pertahanan’ Israel,” katanya.

3. Menguntungkan Seluruh Timur Tengah

Abas Aslani, seorang analis di Pusat Studi Strategis Timur Tengah di Teheran, mengatakan perjanjian AS-Iran adalah kesempatan untuk meletakkan dasar bagi pendekatan yang lebih luas yang dapat menguntungkan seluruh Timur Tengah.

“Kami telah melihat minat dari negara-negara regional untuk meningkatkan hubungan dengan Iran dan mengerjakan isu-isu bilateral serta isu-isu regional. Jadi itulah mengapa mereka ingin melupakan apa yang telah terjadi dan memikirkan masa depan,” kata Aslani kepada Al Jazeera.

“Dengan adanya MoU, ada harapan bahwa perdamaian dapat kembali ke kawasan ini,” katanya.

“Iran telah bersikeras bahwa perdamaian harus mencakup semua lini di kawasan ini, dan ini juga dapat membuka jalan bagi upaya lebih lanjut oleh Teheran dan ibu kota regional lainnya untuk memperbaiki hubungan mereka, dan untuk bekerja menuju kawasan yang lebih baik, asalkan Israel dan Amerika Serikat mengizinkan hal ini terjadi.”
(ahm)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar