floating-Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:10 WIB
BEIRUT - Komando militer pusat Iran mengatakan menutup Selat Hormuz karena serangan Israel di Lebanon selatan, yang digambarkan sebagai pelanggaran perjanjian Iran dengan AS.

“Dengan ini diumumkan bahwa Selat Hormuz akan ditutup untuk lalu lintas kapal; Perlu dicatat bahwa langkah pertama ini adalah tanggapan terhadap pelanggaran janji musuh, dan jika agresi berlanjut, langkah-langkah lebih lanjut akan direncanakan dan diambil untuk memaksa musuh mematuhi kewajibannya,” kata Markas Besar Pusat Khatam-al Anbiya dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah, dilansir Press TV.

Saat bersamaan, media Iran mengatakan sebuah delegasi akan melakukan perjalanan ke Swiss untuk menuntut agar AS memenuhi komitmennya berdasarkan perjanjian sementara.

“Di Swiss, kami bermaksud untuk mendesak pemenuhan komitmen pihak lain dan mengklarifikasi bagaimana mereka berencana untuk bertindak atas kewajiban mereka,” kata juru bicara kementerian luar negeri Iran, menurut kantor berita Fars.

Delegasi akan berangkat ke Swiss dalam beberapa menit, lapor kantor berita Mehr.

Jika AS menolak untuk melaksanakan komitmennya, Iran akan merespons dengan tindakan yang diperlukan, tambah juru bicara tersebut.

Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan dia berharap akan segera melakukan perjalanan ke Swiss untuk pembicaraan dengan Iran.

“Saya berharap akan berangkat dalam beberapa hari ke depan, tetapi Anda tahu itu selalu merupakan tarian koordinasi yang rumit dan protokol diplomatik,” kata Vance kepada Fox News dalam sebuah wawancara.

Kemudian, Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi sekarang berada di Iran dan dijadwalkan untuk bertemu dengan pejabat tinggi Iran, termasuk Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Araghchi diperkirakan akan berada di Swiss, tetapi sekarang kita tahu bahwa delegasi Iran tidak ada di sana.

Naqvi telah beberapa kali datang ke Iran, dan setiap kali ia datang, dunia melihat pola yang sama. Ketika tim-tim mengalami kebuntuan, ia terbang ke Teheran, membawa persetujuan dari Teheran, dan setiap kali hampir melihat terobosan.

Naqvi sepenuhnya diberi wewenang oleh pemerintah Pakistan, oleh Perdana Menteri Shehbaz Sharif, dan ia adalah sekutu dekat Marsekal Lapangan Asim Munir, tokoh kuat Pakistan. Itulah mengapa kehadirannya di sini sangat penting.

Kedatangannya di Iran menunjukkan dua hal: Pertama, bahwa segala sesuatunya tidak berjalan seperti yang diharapkan; dan kedua, bahwa hal itu membutuhkan intervensi dari pihak Pakistan.
(ahm)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran