NEW DELHI - Sebuah kasus
pemerkosaan mengerikan telah menggemparkan publik di India, di mana seorang ibu diperkosa berama-ramai oleh kawanan perampok. Yang menjengkelkan lagi, serangan itu dilakukan di depan anak korban yang berusia 12 tahun.
Korban, seorang wanita suku berusia 30 tahun diserang beramai-ramai di sebuah area pertanian di distrik Ujjain, Madhya Pradesh, pada malam 18 Juni. Para penyerang awalnya memasuki area tersebut untuk merampok, namun kemudian meningkatkan kejahatan mereka menjadi serangan seksual.
Baca Juga: Gadis India Diperkosa 4 Pria di Mobil yang Melaju, lalu Dilempar ke Jalan Menurut pengaduan korban kepada petugas polisi, lima pria tiba di area pertanian di daerah Badnagar, Ujjain, sekitar tengah malam saat korban, suaminya, dan putra mereka yang masih kecil sedang tidur di gubuk darurat.
Keluarga tersebut bekerja sebagai penjaga di lahan pertanian. Para pelaku membangunkan keluarga yang sedang tidur, menyeret suami keluar, dan menyerangnya dengan todongan senjata. Sementara beberapa perampok mencuri kabel dari kincir angin di dekatnya, yang lain mengalihkan perhatian mereka kepada wanita tersebut.
Korban, seperti dikutip
NDTV, Minggu (21/6/2026), mengatakan kepada petugas polisi bahwa para penyerang membawa dia dan anaknya ke semak-semak di dekatnya. Salah satu pria menyerangnya secara seksual dengan todongan senjata di hadapan anak tersebut. Selanjutnya, dua hingga tiga pelaku lainnya juga melakukan serangan serupa pada korban sembari mengancam bocah yang ketakutan tersebut dengan pistol dan memerintahkannya untuk tetap diam.
Seluruh kejadian tersebut membuat korban dan anaknya mengalami trauma mendalam.
Polisi telah mendaftarkan kasus berdasarkan pengaduan korban. Petugas polisi masih melakukan pencarian terhadap para pelaku. Korban dan anaknya mengatakan itu adalah pemerkosaan berkelompok yang melibatkan dua hingga tiga pria secara bergantian.
Di India, yang berpenduduk lebih dari 1,4 miliar jiwa, jumlah kasus pemerkosaan yang tercatat setiap tahun sangat tinggi. Yakni, sekitar 30.000–40.000 kasus yang dilaporkan kepada polisi.
India bahkan pernah mendapat julukan sebagai "ibu kota pemerkosaan" karena kasus-kasus yang sangat brutal mendapat sorotan dunia internasional. Contoh, kasus pemerkosaan dan pembunuhan beramai-ramai di Delhi pada 2012 yang memicu demonstrasi besar-besaran.
Banyak peneliti dan organisasi hak perempuan berpendapat bahwa angka resmi tidak menggambarkan seluruh kejadian karena masih banyak korban yang tidak melapor akibat stigma sosial, tekanan keluarga, atau ketidakpercayaan terhadap aparat penegak hukum.
Tingkat vonis yang relatif rendah juga memunculkan persepsi bahwa sistem hukum di India belum cukup efektif memberikan efek jera terhadap para pelaku pemerkosaan.
(mas)