MEDAN - Kasus kematian M.Taufik Hidayat SH, seorang ASN Kejaksaan Labuhanbatu yang jenazahnya ditemukan di dalam parit di Jalan Sukarela, Gang Sena, Desa Bandar Setia, Percut Seituan, Deliserdang, akhirnya terungkap. Dalam pra rekontruksi terungkap, korban ternyata tewas karena dianaiaya.
BACA JUGA : Bobby Nasution : Saya Mau karena Ingin Membenahi Kota Medan Dalam pra rekontruksi adegan yang dilakukan sejumlah saksi-saksi, tergambarkan bahwa korban terjerembab masuk ke dalam parit. Lalu diangkat warga, kemudian korban melakukan perlawanan sehingga kembali dikeroyok warga beramai-ramai hingga akhirnya meninggal dunia.
"Pra rekontruksi tidak menghadirkan tersangka, kita bersama tim Inafis masih mengambil keterangan saksi-saksi warga sekitar," kata Kapolsek Percut Seituan, AKP Ricky Prapurna Atmaja, Jumat (2/10/2020).
Dijelaskan AKP Ricky, dalam kasus ini kepolisian sudah mengamankan seorang tersangka. Namun dia mengimbau agar pelaku penganiayaan lainnya untuk menyerahkan diri. "Pelaku penganiayaan diduga lebih dari 10 orang. Kita imbau agar segera menyerahkan diri," tegasnya.
BACA JUGA : Langgar Protokol Kesehatan, Pemandian Hairos Waterpark Ditutup Satgas COVID-19 Sumut Sebagaimana diketahui, jenazah M Taufik Hidayat SH ditemukan pada 22 September 2020 malam di Jalan Sukarela, Gang Sena, Bandar Setia, Percut Seituan. Dari hasil identifikasi, korban merupakan warga Jalan Karya Bakti, Kecamatan Tembung, ASN Kejaksaan Labuhanbatu.
Semula warga menyebutkan korban M.Taufik tewas dikarenakan terpeleset ke dalam parit saat melompat, karena dikejar warga saat memasuki areal tanah garapan. Warga mengaku sudah berupaya menyelematkan korban naik ke atas, namun keburu meninggal.
BACA JUGA : Dua Calon Pendeta Pematangsiantar Terkonfirmasi COVID-19 Kematian M.Taufik menimbulkan kecurigaan petugas, apalagi saat ditemukan jenazah korban tidak mengenakan baju. Petugas Satreskrim Polsek Percut Seituan kemudian melakukan penyelidikan yang akhirnya mengungkap kematian korban karena dianiaya sekelompok orang. "Motif penganiayaan masih kita dalami," terang Kapolsek.
(zai)