floating-Diduga Terlibat Peredaran...
Diduga Terlibat Peredaran Narkoba, Eks Menhan Mexico Dibekuk di AS
Diduga Terlibat Peredaran...
Diduga Terlibat Peredaran Narkoba, Eks Menhan Mexico Dibekuk di AS
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 15:54 WIB
MEXICO CITY - Mantan Menteri Pertahanan Meksiko , Salvador Cienfuegos Zepeda dilaporkan telah ditangkap oleh otoritas Amerika Serikat (AS) . Zepeda ditangkap karena diduga terlibat peredaran narkoba.

Menteri Luar Negeri Meksiko, Marcelo Ebrard mengatakan, Zepeda ditangkap di bandara Los Angeles, California. Tidak jelas apakah Zepeda ditangkap saat hendak meninggalkan atau hendak masuk ke AS. ( Baca juga: Geng Bersenjata Tembaki Kelab Malam Meksiko, 11 Orang Tewas )

"Duta Besar AS, Christopher Landau mengatakan kepada saya bahwa mantan Menteri Pertahanan Jenderal Salvador Cienfuegos Zepeda telah ditahan di bandara Los Angeles, negara bagian California," ucap Ebrard, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (16/10/2020).

Sementara itu, Administrasi Penegakan Narkoba AS (DEA) mengatakan bahwa penangkapan pria yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan Meksiko dari tahun 2012 hingga 2018 tersebut adalah atas permintaan mereka.

Zepeda adalah mantan pejabat senior terbaru dari Meksiko yang ditahan, setelah mantan Sekretaris Keamanan Publik Meksiko, Genaro Garcia Luna ditangkap pada Desember 2019 oleh agen federal di Dallas, Texas.

Pada bulan Juli, AS mendakwa dia dan dua rekan seniornya karena diduga terlibat dalam konspirasi perdagangan kokain. ( Baca juga: Tulang Belulang Raksasa Berceceran, Arkeologi Temukan Sarang Gajah Purba )
(esn)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun