floating-Investor Ketengan Merajai...
Investor Ketengan Merajai Bursa Saham Selama Lima Tahun Terakhir
Investor Ketengan Merajai...
Investor Ketengan Merajai Bursa Saham Selama Lima Tahun Terakhir
Senin, 19 Oktober 2020 - 11:25 WIB
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyampaikan bahwa saat ini investor ritel mendominasi transaksi di pasar saham. Adapun investor ritel menguasai 73% dari rata-rata nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) .

"73% transaksi di pasar saham adalah transaksi pembelian saham berupa ritel dan ini adalah transaksi paling banyak dalam lima tahun terakhir," ujar Wimboh dalam acara Capital Market Summit And Expo 2020, Senin (19/10/2020). ( Baca juga:Sekarang Ini Saat Tepat untuk Berinvestasi di Pasar Modal )

Namun, dengan adanya pandemi Covid-19 membuat situasi pasar modal Indonesia menurun. Menurunnya indeks harga saham gabungan (IHSG) karena dipengaruhi sentimen negatif dari para investor asing yang meleverage investasinya di pasar modal Indonesia.

Namun, saat ini OJK dan stakeholder terkait berhasil menahan penurunan IHSG dan membawa kembali kepercayaan investor menjadi lebih baik lagi, bahkan indeks saat ini posisinya telah kembali di atas 5.000.

"Namun, kita tetap harus waspada, upaya harus kita lakukan, momentum ini kita upayakan dan tidak kita sia-siakan agar pasar modal kita lebih dalam lagi," ucapnya. ( Baca juga:China Tempatkan Rudal Canggih Dekat Taiwan, Dikhawatirkan Persiapan Perang )

"Kita bangga dan cukup puas dengan kinerja pasar modal yang akhir-akhir ini sudah mulai menggeliat lagi dan bases-nya sudah semakin besar," sambungnya.
(uka)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus