floating-Kembali ke Tanah Air...
Kembali ke Tanah Air Lewat Jalur Tikus, 47 TKI Diamankan Bakamla
Kembali ke Tanah Air...
Kembali ke Tanah Air Lewat Jalur Tikus, 47 TKI Diamankan Bakamla
Rabu, 15 April 2020 - 20:34 WIB
BATAM - Tim patroli Badan Keamanan Laut (Bakamla) berhasil mengamankan 47 pekerja migran ilegal asal Indonesia saat pulang dari Malaysia melalui jalur pelabuhan tikus atau ilegal di Perairan Nongsa, Batam, Rabu (15/4/2020).

Ke-47 pekerja migran ini langsung diamankan dan dibawa petugas patroli ke Markas Bakamla. Sebelum digiring ke Markas Bakamla, para pekerja migran ini disemprot dan dicek suhu badannya oleh petugas.

Sebagian besar pekerja migrant tersebut berasal dari Nusa Tenggara dan Jawa Timur yang masuk ke Malaysia menggunakan visa kunjungan. Kepulangan mereka diangkut menggunakan speed boat bermesin tempel oleh tekong atau pengemudi dari Johor, Malaysia.

(BACA JUGA: Usai Dikarantina di Lanud Soewondo, 60 TKI dari Malaysia Dijemput Pulang)

Mereka mengaku memilihi kembali ke Indonesia secara tidak resmi lantaran tidak memiliki dokumen yang sah saat bekerja di Malaysia. Sementara speed boat yang mengakut puluhan TKI ilegal ini berhasil kabur dari pegejaran patroli Bakamla.

Kepala Zona Maritim Barat Bakamla Laksamana Pertama Eko Purwanto mengatakan, para TKI yang diamankan ini belum diketahui kondisi kesehatannya. “Untuk mengantisipasi virus corona, para TKI ilegal ini langsung diperiksa kesehatan secara intensif,” ungkap Eko.

Diharapkan, lanjutnya, para pekerja migran ilegal ini tidak ada yang terpapar COVID -19. Rencananya para TKI ilegal ini akan dikarantina di Rusun Tanjung Uncang, Batam hingga 14 hari ke depan.
(vit)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Awas! Hantavirus Sudah...
Awas! Hantavirus Sudah Sampai di Singapura, 2 Warga Diisolasi
Ahli Epidemiologi Sebut...
Ahli Epidemiologi Sebut Indonesia Punya Peluang Cegah Virus Hanta, Begini Caranya
Wabah Hantavirus Serang...
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar di Atlantik, 3 Orang Tewas
Kontribusi Remitansi...
Kontribusi Remitansi Pekerja Migran Indonesia dan Filipina terhadap Kesejahteraan Publik dan PDB