floating-Samsung Galaxy A51 Laris...
Samsung Galaxy A51 Laris Manis di saat Wabah COVID-19
Samsung Galaxy A51 Laris...
Samsung Galaxy A51 Laris Manis di saat Wabah COVID-19
Sabtu, 09 Mei 2020 - 07:30 WIB
SEOUL - Samsung merana ketika berbicara smartphone premiumnya, Galaxy S20 Series. Namun ketika bicara mid-ranger, maka Galaxy A51 menjadi pahlawan penjualan raksasa Korea itu.

Menurut laporan terbaru dari perusahaan riset Canalys, Samsung telah menjual lebih dari 6 juta unit handphone A51 pada Q1 2020. Ini menjadikannya sebagai smartphone terlaris perusahaan untuk periode awal tahun.

Masih merujuk laporan Canalys, tempat utama dalam grafik ditempati oleh iPhone 11. Apple sukses melepas lebih dari 18 juta unit ponsel.

Di tempat kedua ada Xiaomi Redmi Note 8/8T yang terserap 8 juta unit. Lalu Galaxy A51 di posisi ketiga dan diikuti oleh saudaranya di A-series entry-level, Galaxy A10s. Handphone harga terjangkau itu berhasil diterima 5 juta pelanggan.

Galaxy A51 merupakan smartphone harga terjangkau, tapi membawa banyak fitur kelas atas. Ponsel ini memiliki layar AMOLED 6,5 inci yang banyak dipakai ponsel unggulan.

Desainnya elegan dengan masa pakai baterai yang cukup. Ditambah lagi dengan sistem quad-camera di bodi belakangnya. Padahal Samsung hanya membanderol handphone tersebut dengan harga USD350.

Perangkat Samsung A-series mendapatkan popularitas tinggi selama bertahun-tahun. Pabrikan membawa desain dan fitur ponsel unggulan ke segmen kelas menengah. Empat ponsel Samsung yang masuk ke daftar 10 teratas perangkat terlaris di Q1 semuanya membawa bendera Galaxy A-series.

(iqb)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Samsung Akui Tak Berdaya...
Samsung Akui Tak Berdaya Hadapi Gempuran Produk China
Ini Pemicu Samsung Berhenti...
Ini Pemicu Samsung Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Alasan Galaxy S26 Ultra...
Alasan Galaxy S26 Ultra Disebut AI Phone Paling Matang untuk Kerja Mobile di 2026
Samsung Umumkan Berhenti...
Samsung Umumkan Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik