floating-Positif COVID-19 di...
Positif COVID-19 di Majalengka Melonjak, Angka Kematian Capai 17 Kasus
Positif COVID-19 di...
Positif COVID-19 di Majalengka Melonjak, Angka Kematian Capai 17 Kasus
Kamis, 12 November 2020 - 23:26 WIB
MAJALENGKA - Lonjakan kasus positif COVID-19 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, masih terus terjadi. Pada Kamis (12/11/2020) kembali terjadi kenaikan kasus COVID-19 cukup tinggi. (Baca juga: 3 Paslon Kepala Daerah Lampung Selatan, Kompak Dukung Pemekaran Daerah )

Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Majalengka (PIKOM) mencatat, terdapat penambahan enam kasus terkonfirmasi positif COVID-19 . Sehingga total terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai sebanyak 275 orang.

Penambahan juga terjadi untuk warga terkonfirmasi positif COVID-19 yang meninggal. Setelah Rabu (11/11/2020) ada penambahan satu orang meninggal dunia, hari ini tercatat ada dua orang meninggal akibat COVID-19 . Dengan penambahan itu, keseluruhan warga meninggal akibat positif COVID-19 di Kabupaten Majalengka, sebanyak 17 orang.

Tambahan dua orang meninggal akibat COVID-19 itu, masing-masing dari Kecamatan Sindangwangi, dan Kecamatan Kasokandel. Di sisi lain, angka kesembuhan masih belum berubah, yakni sebanyak 200 orang. (Baca juga: Warga Magelang Gempar, Ada Awan Mirip Semar di Atas Merapi )

Ketua IDI Kabupaten Majalengka, Erni Suherni meminta masyarakat untuk tidak lelah menerapkan protokol kesehatan. " COVID-19 belum selesai. Tetap perhatikan protokol kesehatan," jelas dia.
(eyt)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Ratusan UMKM Ikuti Program...
Ratusan UMKM Ikuti Program Desa Emas 2026 Majalengka
Inspiratif, Pemuda di...
Inspiratif, Pemuda di Majalengka Ubah Eceng Gondok Jadi Sabun
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi