floating-Tahun Ini Kontribusi...
Tahun Ini Kontribusi Penghematan Devisa dari Sawit USD8 Miliar
Tahun Ini Kontribusi...
Tahun Ini Kontribusi Penghematan Devisa dari Sawit USD8 Miliar
Selasa, 17 November 2020 - 20:25 WIB
JAKARTA - Sektor sawit selama ini selalu identik dengan bahan baku makanan (food). Padahal, sebenarnya sawit bukan hanya untuk makanan saja tetapi untuk oil chemical, seperti kosmetik, dan lain lain.

"Minyak sawit punya karakterstik yang sesuai untuk digunakan di produk-produk kosmetik," kata Ketua Bidang Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Tofan Mahdi di Jakarta, Selasa (17/11/2020). Selain itu, sawit juga menjadi bahan baku energi dan bisa menjadi masa depan ekonomi di Indonesia.

( Baca juga:Kemnaker Perkuat Pengawasan Sektor Perkebunan Kelapa Sawit )

Dengan demikian, minyak sawit bisa menjamin kesejahteraan para petani sawit di Indonesia. Kalau dilihat pada tahun 2019, kontribusi penghematan devisanya sudah mencapai Rp51 triliun dan tahun ini diprediksi bisa menghemat sekitar USD8 miliar atau sekitar Rp116 triliun.

Adapun program biodiesel yang telah dilaksanakan dan terus dikembangkan merupakan potensi yang besar untuk mendukung kesejahteraan petani di indonesia.

( Baca juga:Kapolri Mutasi 21 Pati Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo Jadi Kadiv Propam )

"Ini sesuatu yang luar biasa. Jadi B30 adalah program mondatory biodiesel dari pemerintah sehingga bagi yang punya kendaraan berbahan baku diesel solar kandungannya itu sudah branded 30% minyak sawit," ucap Tofan.
(uka)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun