floating-Belanja Online Meningkat...
Belanja Online Meningkat Pesat, Jokowi Emoh Banjir Barang Impor
Belanja Online Meningkat...
Belanja Online Meningkat Pesat, Jokowi Emoh Banjir Barang Impor
Senin, 07 Desember 2020 - 18:42 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa transaksi perdagangan offline mengalami penurunan drastis. Sementara transaksi online meningkat cukup signifikan.

Dia mengatakan jangan sampai pasar online Indonesia dibanjiri produk impor. “Jangan sampai perdagangan online didominasi oleh pembelian produk impor. Jangan sampai marketplace yang ada lebih banyak dimanfaatkan oleh para pelaku industri kreatif global,” dalam sambutannya di acara Anugerah Bangga Buatan Indonesia Tahun 2020 yang digelar secara virtual, Senin (7/12/2020).

Baca Juga: Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri, Jokowi: Bisa Tekan Defisit Transaksi Berjalan

Dia meminta agar pasa online Indonesia didominasi oleh produk-produk dalam negeri. Khususnya produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). “Kita harus bisa membaliknya. Produk-produk UMKM Indonesia harus menjadi tuan rumah di negaranya sendiri, harus membanjiri marketplace-marketplace dengan produk yang berkualitas dan kompetitif,” ujarnya.

Baca Juga: Jokowi: Produk RI Tak Kalah Hebat dengan Asing

Jokowi menyebut dengan program percepatan transformasi digital, industri kreatif nasional seharusnya merebut pasar global. “Mampu bersaing dengan negara-negara lain dan sekaligus menjadi duta dan branding Indonesia di masyarakat internasional,” ungkapnya
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput