DENPASAR - Ratusan calon
penumpang pesawat di
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali , hasil rapid test antigennya reaktif. Hal ini diketahui dari hasil pemeriksaan di pos kesehatan bandaran tersebut.
(Baca juga: Naik 11%, AP I Catat 3,1 Juta Pergerakan Penumpang selama Desember 2020 )Bagi calon
penumpang pesawat yang hasil rapid test antigennya reaktif, tim kesehatan di
Bandara Ngurah Rai , langsung memberi rekomendasi pembatalan perjalanan dan mewajibkan menjalani tes swab serta karantina.
Hingga 4 Janusri 2021, menurut Stakeholder Realtion Manager PT Angkasa Pura
Bandara Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, sekitar 200 orang calon
penumpang pesawat terpaksa dilarang bepergian menggunakan pesawat udara, setelah terkonfirmasi hasil rapid test antigennya reaktif.
"Bagi
penumpang pesawat yang hasil rapid test antigennya reaktif, tim kesehatan di
Bandara Ngurah Rai , langsung merekomendasikan agar yang bersangkutan menunda rencana perjalanannya, serta diwajibkan mengikuti tes swab dan melakukan karantina," tegasnya.
(Baca juga: Hasil Rapid Test Antigen Reaktif, 250 Penumpang Pesawat di Bandara Juanda Gagal Terbang )Dia menyebutkan, selama periode 18 Desember 2020-4 Januari 2021, tercatat akumulasi pendaftar
penumpang pesawat yang memanfaatkan fasilitas rapid test antigen di pos kesehatan
Bandara Ngurah Rai mencapai sebanyak 16.226 orang, sedangkan rapid antibodi sebanyak 2.047 orang.
Sejak ditetapkan sebagai persyaratan perjalanan udara, layanan rapid test antigen di area terminal domestik
Bandara Ngurah Rai terpantau selalu dipadati warga, baik calon
penumpang pesawat maupun dari masyarakat umum yang menginginkan rapid test antigen dengan tarif murah.
(Baca juga: Perkosa Anak Gadis Mantan Tim Suksesnya, Kades Murtat Ditahan Kejari Garut )Saat periode libur Nataru 18 Desember 2020-4 Januari 2021,
Bandara Ngurah Rai menduduki posisi ketiga dengan trafik
penumpang pesawat tertinggi, yaitu sebanyak 239.335 orang. Tertinggi trafik penumpang ada di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, lalu disusul Bandara Juanda Surabaya.
(eyt)