TANGERANG - Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo mengatakan untuk melakukan pendataan terhadap penumpang dan awak pesawat
Sriwijaya Air SJ 182 , pihaknya jemput bola melakukan pendataan langsung.
"Petugas kami melakukan kunjungan ke rumah korban pesawat jatuh, di 24 Kabupaten/Kota, untuk melakukan pendataan terkait penyaluran santunan," katanya saat ditemui di Terminal 2D Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Senin (11/1/2021).
Baca Juga: Potongan Tubuh Seluruh Korban Sriwijaya Air Ditargetkan Ketemu Sebelum 7 Hari Setelah data terkumpul, pihaknya baru akan mengeluarkan santunan untuk diberikan kepada keluarga korban. "Pendataan terhadap keluarga korban di 24 Kabupaten/Kota sudah kita lakukan, dan siap untuk proses pemberian santunan dari Jasa Raharja. Tetapi kita juga masih menunggu data resmi," jelasnya.
Baca Juga: Jasa Raharja Janji Beri Santunan Keluarga Korban Sriwijaya Air Rp50 Juta Budi berharap, bantuan yang nantinya diberikan dapat meringankan beban keluarga penumpang maupun awak pesawat. Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak mengangkut sebanyak 62 orang, yang terdiri dari 50 penumpang: 40 orang penumpang dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi. Ditambah, jumlah kru aktif dan ekstra pesawat 12 orang.
(nng)