floating-Miris! Rumah Mendiang...
Miris! Rumah Mendiang Arneta Fauzi Korban Pesawat Sriwijaya Air Dibobol Maling
Miris! Rumah Mendiang...
Miris! Rumah Mendiang Arneta Fauzi Korban Pesawat Sriwijaya Air Dibobol Maling
Senin, 18 Januari 2021 - 11:29 WIB
SERANG - Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga rumah mendiang Arneta Fauzi (41) korban kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Kompleks Taman Lopang Indah, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten dibobol maling . Maling menggasak dua sepeda serta perkakas rumah tangga korban

Miris! Rumah Mendiang...


“Yang hilang sepeda anak kecil dua, tabung gas ukuran 3 kg, dorongan bayi dan jemuran handuk. Awalnya asisiten rumah tangga korban tidak curiga setelah diperiksa maling masuk lewat genteng dan turun melalui plafon kamar anak korban,” kata Roby tetangga korban, Senin (18/1/2021).

Baca juga: Diduga Bawa Rokok Ilegal, Pengusaha Kondang Batam Tewas Tertembak Saat Serang Petugas Bea Cukai

Saat kejadian, kata dia, rumah korban yang beralamat di Perumahan Taman Lopang Indah Blok FU 2 Nomor 27 RT1 RW 13, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang dalam kondisi kosong.

“Rumah tersebut merupakan kediaman korban kecelakaan Pesawat Sriwijaya Ai r bernama Arneta Fauzi (41) dan ketiga anaknya, Fao Nuntius Zai yang usianya belum sampai 1 tahun, Zurisya Zuar Zai (8), dan Umbu Kristin Zai (2).

Baca : Ditinggal Istri dan Anaknya ke Bandung, Pria Lansia di Palembang Tewas Dalam Kamar



Hingga saat ini kasus pencurian tersebut masih ditangani Polres Serang Kota Banten.
(sms)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Polda Metro Jaya Siap...
Polda Metro Jaya Siap Tindak Tegas Pocong Begal yang Resahkan Warga
Cara Sandiaga Uno Bikin...
Cara Sandiaga Uno Bikin Ibu Rumah Tangga Berdaya dan Buka Lapangan Kerja
Gedong Heritage, Destinasi...
Gedong Heritage, Destinasi Kuliner Terbaru di Kota Serang dengan Balutan Nuansa Klasik
Aqua Gelar Ramadan Skills...
Aqua Gelar Ramadan Skills Upgrading Ratusan Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin
Maling Laptop Spesialis...
Maling Laptop Spesialis Kegiatan Seminar, Pelaku Pakai Batik Bak Peserta