floating-Nelayan Bekasi Temukan...
Nelayan Bekasi Temukan Telapak Kaki Manusia, Diduga Korban Sriwijaya Air SJ-182
Nelayan Bekasi Temukan...
Nelayan Bekasi Temukan Telapak Kaki Manusia, Diduga Korban Sriwijaya Air SJ-182
Selasa, 19 Januari 2021 - 08:50 WIB
BEKASI - Seorang nelayan Muaragembong, Kabupaten Bekasi , menemukan bagian tubuh manusia berupa telapak kaki. Diduga bagian tubuh itu merupakan salah satu korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu 9 Januari 2021.

Kepala Kepolisian Sektor Muaragembong, AKP Dhana Dhono Vhernandie, membenarkan atas penemuan bagian tubuh telapak kaki tersebut. Menurut dia, potongan kaki tersebut ditemukan pada Senin (18/1/2021) lalu.”Ditemukan oleh nelayan kita, dan sudah diserahkan,” katanya, Kamis (19/1/2021).

Dhana menjelaskan, nelayan itu menemukan potongan tubuh saat hendak melihat tambak yang berada tepat di bibir pantai laut Muaragembong, di Kampung Muaramati, RT 004 RW 005, Desa Pantai Bahagia. Nelayan itu langsung melaporkan ke ketua RT setempat untuk diteruskan ke Polsek Muaragembong. (Baca juga; Waspada Banjir, BPBD Kabupaten Bekasi Siagakan 28 Perahu Karet )

"Kami langsung datang ke lokasi penemuan itu dan evakuasi ambil untuk diserahkan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur," ungkapnya. Terkait apakah bagian tubuh itu merupakan korban pesawat Sriwijaya Air, Dhana belum dapat memastikan dan menunggu hasil autopsi. (Baca juga; Kapasitas Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di Jakarta Tersisa 13%, Masyarakat Diminta Disiplin Terapkan 3M )

“Kami belum dapat menyimpulkan apakan tubuh berupa telapak kaki tersebut merupakan korban pesawat Sriwijaya SJ 182. Untuk itu kami langsung membawa ke RS Polri Kramat Jati," tegasnya. Untuk itu, kepolisia setempt menunggu hasil autopsi di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
(wib)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan