DENPASAR - Polisi menangkap Lorens Parera (30), pembunuh
Adriana Simeonova (29), bule asal Slovakia yang tinggal di
Denpasar, Bali. Terungkap, pelaku dan korban sudah tiga tahun pacaran.
“Pelaku dan korban tiga tahun pacaran. Tapi korban minta putus dan pelaku tidak terima,” kata
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan di Polsek Denpasar Selatan, Kamis (21/1/2022/1).
Baca juga: Cewek Bule Slovakia Tewas Dibunuh di Bali, Ada Luka Fatal di Leher Jansen mengungkapkan, pelaku dan korban pacaran sejak keduanya sama-sama bekerja di sebuah resort di Papua. Lorens sendiri berasal dari Papua. Di resort yang terletak di Raja Ampat itu, Adriana dipercaya manajemen menjadi dive center manager. Sedangkan Lorens sebagai kapten kapalnya.
Sejak pandemi yang berdampak sepinya kunjungan turis ke Raja Ampat, keduanya pindah ke Bali. Di Bali, sejoli ini membuka bisnis jasa wisata penyelaman.
Baca juga: Temukan Pisau, Cewek Subang yang Tewas Telanjang di Bali Diduga Dirampok Hubungan Adriana dan Lorens makin serius dan hampir memasuki jejang pernikahan. Adriana bahkan sudah dua kali mengajak Lorens ke Slovakia untuk dikenalkan dengan keluarganya. Namun sebulan terakhir, hubungan keduanya renggang. "Korban tidak senang karena pelaku sering mabuk-mabukan," ujar Jansen.
Baca juga: Usai Ditangkap, Kristen Gray yang Ajak Bule Pindah ke Bali Diperiksa Intensif Imigrasi Bali Puncaknya Senin (19/1/2021) lalu. Lorens mendatangi pacarnya untuk meminta maaf di rumah sewa di Jalan Pengiasan Sanur. “Korban lalu memukul pelaku dengan sapu. Pelaku yang sudah sakit hati lalu menusuk leher korban dengan pisau yang sudah disiapkan," ungkap Jansen.
Kini, Lorens hanya bisa menyesal. “Pelaku kita kenakan pasal berlapis, yaitu 340, 338 dan 351 ayat 3 KUHP. Ancaman terberat hukuman mati," tutup Jansen.
(nic)