floating-Bule Cantik Adriana...
Bule Cantik Adriana Dibunuh Pacarnya dengan Pisau Lempar dari Slovakia
Bule Cantik Adriana...
Bule Cantik Adriana Dibunuh Pacarnya dengan Pisau Lempar dari Slovakia
Jum'at, 22 Januari 2021 - 08:03 WIB
DENPASAR - Kasus pembunuhan Adriana Simeonova (29), bule cantik asal Slovakia benar-benar tragis. Ia dihabisi oleh Lorens Parera (30), pacarnya sendiri menggunakan pisau khas Slovakia.

"Pisau itu dibeli tersangka saat diajak korban ke Slovakia," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Kamis (21/1/2020).

Baca juga: Bule Cantik Slovakia Dibunuh Pacarnya di Bali Lantaran 3 Kali Tak Beri Maaf

Dia menjelaskan, pelaku sudah dua kali diajak korban berkunjung ke Slovakia. Salah satu tujuanya untuk dikenalkan kepada orangtua dan keluarga korban.

Saat di Slovakia, Parera sempat membeli pisau untuk kenang-kenangan. "Pisaunya tipis. Ada sarungnya warna hitam," ungkap Jansen.

Pisau berukuran kecil itu dibawa pelaku saat mendatangi rumah kontrakan pacarnya di Jalan Pengiasan Sanur, Senin (18/1/2020). Parera bermaksud mengembalikan motor korban sekaligus minta maaf.

Baca juga: Sulut Diguncang Gempa Dahsyat 7,1 Skala Richter

Namun korban tidak memberikan maaf lalu mengusir dan memukul pelaku dengan sapu. "Pelaku lalu menusukkan pisau ke leher korban hingga tewas," ujar Jansen.

Menurutnya, pelaku sudah ada niat untuk menghabisi korban. "Pelaku dijerat berlapis, yaitu 340, 338 dan 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman terberat hukuman mati," tutup Jansen.
(msd)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman