floating-Sebut Corona Itu Ada,...
Sebut Corona Itu Ada, Kiai Said Aqil: Saya Alumni Covid
Sebut Corona Itu Ada,...
Sebut Corona Itu Ada, Kiai Said Aqil: Saya Alumni Covid
Senin, 01 Februari 2021 - 03:16 WIB
JAKARTAIRUD CORONA - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj mengingatkan, bahwa virus Corona itu ada. Bahkan, ia menyebut dirinya bersama Menaker Ida Fauzi merupakan orang yang pernah terpapar Covid-19 .

"Ibu Menteri Tenaga Kerja sama-sama alumni dengan saya. Alumni Covid," ucap Said Aqil sambil berkelakar dalam acara istighotsah dan tahlil menuju seabad NU melalui tayangan Youtube DPP PKB, Minggu (31/1/2021). Baca juga: Said Aqil Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Ikut Rayakan Harlah NU ke-95

Said Aqil menyerukan kepada para Nahdliyin untuk menghindari dari terpapar Covid-19. Dia menyebut, Covid-19 merupakan virus yang mematikan bagi orang-orang kormobid dan berusia 60 tahun ke atas.

"Saya serukan kepada seluruh peserta bahwa Corona itu ada, Covid-19 itu ada dan mematikan bagi yang punya penyakit. Kormobid, usia 60 tahun," kata dia. Baca juga: Bandingkan dengan Timteng, KH Said: Indonesia Berhasil Lewati Sekat Agama, Suku dan Ras

Ia tak ingin ada warga NU yang mengatakan bahwa virus Corona merupakan buatan pemerintah. Bahkan, Said Aqil menyebut pernyataan tersebut jahat.

"Jangan katakan Corona itu bikinan pemerintah. Jangan bilang vaksin itu katanya membunuh orang Islam. Logikanya itu jahat banget. Oleh karena itu saya sampaikan kepada seluruh peserta zoom ini bahwa Corona itu ada. Mari kita waspada," tandasnya.
(mhd)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren