MALANG - Warga Malang Raya, sempat digemparkan dengan beredarnya
video penembakan terhadap pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Malang, bernama Idris Al Marbawy atau akrab disapa Gus Idris.
Baca juga: Datangi Ponpes Thoriqul Jannah, Polisi Pastikan Video Penembakan Gus Idris Hoax Polres Malang, dengan didukung Polda Jatim, bergerak cepat untuk
menyelidiki video yang diunggah melalui akun Youtube pondok pesantren tersebut. Hasilnya, kasus penembakan itu tidak ada.
Saat dikonfirmasi SINDOnews.com, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menegaskan, Polda Jatim memberikan dukungan kepada Polres Malang, dalam penyelidikan
video penembakan yang sedang viral tersebut.
Baca juga: 8 Kali Diselingkuhi Kekasihnya, Gadis Cantik di Gunungkidul Sukses Bisnis 'KeTahu-An' "Polda jatim membackup Polres Malang, dalam
menyelidiki isu penembakan Gus Idris yang viral di media sosial. Dan kami pastikan, video yang diunggah di media sosial tersebut
hoax , karena Gus Idris dalam keadaan sehat. Saat ini kami masih dilakukan penyelidikan dan pendalaman," tegasnya.
(eyt)