KARAWANG - Puluhan gardu listrik di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, kembali padam, langkah ini dilakukan PT PLN setelah
banjir kembali menggenang wilayah tersebut sejak Minggu (7/3/2021) malam.
Baca juga: Banjir Tengah Malam Terjang Desa di Kolaka, 31 Rumah Warga Terendam Laporan sampai dengan Senin (8/3/2021) pukul 7.10 WIB, terdapat 16 unit gardu distribusi yang melayani aliran listrik bagi 3.806 pelanggan
terdampak banjir . Akibatnya, sambungan listrik di kawasan tersebut padam.
"
Akibat banjir ini, sistem kelistrikan bagi 3.806 pelanggan belum bisa kami operasikan, karena masih
tergenang banjir . Ini demi mengutamakan keselamatan masyarakat," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Agung Nugraha.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Jalur Semarang-Bawen, Pengendara Motor Tewas di Tempat Agung mengatakan, terdapat kondisi yang menyebakan listrik dinonaktifkan demi keselamatan yaitu apabila
rumah warga terendam , jaringan listrik PLN terendam, dan keduanya terendam. Bahaya yang muncul adalah terjadinya korsleting.
"PLN segera memulihkan listrik di
lokasi banjir apabila semua jaringan listrik baik di sisi warga maupun PLN sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik, serta kedua belah pihak menandatangani berita acara penyalaan," jelas Agung.
Lebih lanjut dia menjelaskan, PLN terus bersiaga mengutamakan keselamatan masyarakat dalam
penanganan banjir yang terjadi di Wilayah layanan PLN UP3 Karawang. Sebanyak 3.799 personil PLN siagakan untuk mengamankan sistem kelistrikan yang
terdampak banjir akibat hujan yang terus mengguyur sejumlah wilayah di Karawang diantaranya Perumahan Bumi Indah Kampung Kasurupan.
Baca juga: Moeldoko Kudeta AHY Lewat KLB, Kader Partai Demokrat Lombok Barat: Saatnya Jihad Untuk itu, PLN tetap
menyiagakan 72 Posko yang tersebar di wilayah Jawa Barat. Menyiapkan 103 Genset, 20 UPS, 99 Unit Gardu Bergerak, 12 Unit Kendaraan Deteksi dan 700 Unit Kendaraan Operasional pada Kondisi Siaga ini.
Agung menambahkan, pihaknya terus bekerja keras dan memantau kondisi di lapangan sejak hujan terus mengguyur wilayah Jawa Barat. Dia juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan di musim
hujan dan banjir .
(eyt)