floating-Kiai Said Aqil Blusukan,...
Kiai Said Aqil Blusukan, Pembangunan LRT Jabodebek Capai 83%
Kiai Said Aqil Blusukan,...
Kiai Said Aqil Blusukan, Pembangunan LRT Jabodebek Capai 83%
Rabu, 10 Maret 2021 - 19:41 WIB
JAKARTA - Pembangunan proyek kereta laju raya terpadu atau Light Rail Transit (LRT) terus dilakukan meskipun di tengah pandemi Covid-19. Berdasarkan data per 5 Maret 2021, progres pembangunan fase 1 LRT Jabodebek telah mencapai 83,37%.

Adapun rinciannya adalah Lintas Pelayanan I Cawang-Cibubur sudah mencapai 93,67%. Kemudian Lintas Pelayanan II Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sudah mencapai 82,44%. Dan kemudian yang terakhir serta Lintas Pelayanan III Cawang-Bekasi Timur sudah mencapai 76,94%.

Baca Juga: Perdana! Komut KAI Kiai Said Aqil Siradj Blusukan ke LRT

Fase 1 LRT Jabodebek ditargetkan untuk dapat dioperasikan di bulan Juli 2022 dengan 18 stasiun pemberhentian. Adapun pengoperasiannya akan dilakukan secara otomatis tanpa masinis dengan sistem persinyalan CBTC grade of automation level 3.

Saat ini, KAI masih melakukan uji coba dinamis dengan menjalankan kereta LRT di jalurnya. Sebagian kereta yang telah lulus uji selanjutnya akan dilakukan pengujian komunikasi dengan sistem persinyalan.

“Kami terus bekerja keras agar seluruh proyek yang sedang berlangsung termasuk LRT Jabodebek selesai pada target yang telah ditentukan," ucap Komisaris Utama KAI Said Aqil Siroj dalam keterangannya, Rabu (10/3/2021).

Sementara itu, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan proyek LRT Jabodebek merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi salah satu tugas penyelesaian kepada KAI. Selain itu, LRT Jabodebek merupakan proyek kerja sama sinergi BUMN yang dikoordinir oleh Satker LRT Jabodebek di Kementerian Perhubungan.

Baca Juga: Dawuh Kiai Ma'ruf: BSI Harus Tetap Melayani Nasabah Mikro

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2017, KAI ditugaskan untuk melakukan penyelenggaraan Sarana dan Prasarana LRT termasuk pendanaan pembangunan prasarana LRT Jabodebek. KAI nantinya juga akan memanfaatkan, mengelola, dan mengusahakan kawasan TOD (Transit Oriented Development) yang ada di sekitar jalur LRT Jabodebek.

“Mari kita sama-sama berdoa dan berniat untuk menyelesaikan proyek ini. Harapannya proyek ini dapat selesai dengan tepat waktu dan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Jabodebek untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup dengan transportasi massal yang lebih baik dari waktu ke waktu,” kata Didiek.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel