SURABAYA - Demi memastikan pelaksanaan rangkaian
perayaan Paskah berjalan aman, lancar dan kondusif, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto melakukan peninjauan di Gereja Katedral di Surabaya, dan Malang, Jumat (2/4/2021).
Baca juga: Perayaan Paskah di Cirebon Dijaga Ketat Polisi dan TNI Gereja pertama yang ditinjau yakni Gereja Katedral Hati Kudus Yesus yang berada di Jalan Polisi Istimewa Surabaya. Saat
peninjauan di gereja ini, Khofifah bersama Forkopimda Jatim juga didampingi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dan disambut oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Surabaya, Romo Yosef Eko Budi Susilo.
Selanjutnya, gereja yang ditinjau yaitu Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel di Jalan Buring No. 6, Kota Malang. Turut mendampingi pada
peninjauan gereja di Malang, Wali Kota Malang Sutiaji, bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Leonardus Simarmata, dan disambut oleh Uskup Malang, Mgr. Henricus Pidyarto.
Baca juga: Hasil Uji GeNose C 19 Positif, 54 Penumpang Pesawat di Bandara Juanda Gagal Terbang Setibanya di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus Surabaya maupun Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel, Khofifah bersama Forkopimda Jatim terlebih dahulu mengikuti
protokol kesehatan , seperti melalui bilik desinfektan, pengecekan suhu tubuh, serta melakukan cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.
Tidak hanya itu, tampak penjagaan yang cukup ketat dari aparat TNI/Polri serta
petugas keamanan gereja yang melakukan pengecekan terhadap siapa saja yang memasuki gereja tersebut. Termasuk mengecek barang bawaan para jemaat gereja. Bahkan sebelumnya, petugas dari kepolisian telah menyisir setiap area gereja dan melakukan sterilisasi.
Baca juga: Mabuk Usai Asyik Dugem di Tempat Karaoke, 2 Wanita Seksi Tewas Tabrak Truk Boks Seusai melakukan peninjauan, Khofifah menyampaikan, secara umum kondisi keamanan dan
penerapan protokol kesehatan di gereja-gereja tersebut telah berjalan dengan baik. Apalagi, Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya telah semaksimal mungkin melakukan penjagaan untuk memastikan para jemaat bisa beribadah dengan tenang, aman, dan khidmat.
"Jadi pada kunjungan kali ini kami bersama Pak Kapolda, dan Pak Pangdam ingin menyampaikan sekaligus memberikan rasa aman dalam
proses peribadatan . Utamanya, yang berlangsung hari ini dan besok hari Minggu pada saat
Paskah semua akan berjalan aman, baik, lancar dan damai," terang Khofifah.
"Sekaligus juga berseiring dengan upaya
saling menghormati satu dengan yang lain, saling menghargai satu dengan yang lain dan saling melindungi yang satu dengan yang lain," lanjutnya.
Baca juga: Medan Gempar, Mayat Pemuda Membusuk di Dalam Rumah Kontrakan Menurutnya, beberapa
aksi terorisme yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, dan Markas Besar (Mabes) Polri Jakarta, beberapa waktu lalu tidak perlu dikaitkan dengan kegiatan keagamaan di Jatim. Bahkan, pihaknya menegaskan, apapun alasannya, aksi terorisme tidak dapat dibenarkan maupun ditoleransi.
Untuk itu, Khofifah meminta agar masyarakat yang ingin merayakan rangkaian
ibadah Paskah di gereja tidak perlu takut dan khawatir. Hal ini dikarenakan aparat keamanan baik TNI/Polri telah memaksimalkan upaya pengamanan gereja-gereja yang ada di Jatim.
"Tidak perlu khawatir, tapi harus tetap waspada dan hati-hati. Aparat Polri dan TNI juga telah melakukan
sterilisasi dan penjagaan ketat sehingga jemaat yang beribadah bisa khidmat dan tenang. Sekaligus kami juga menyampaikan terimakasih kepada Pak Kapolda dan Pak Pangdam beserta jajarannya yang telah memaksimalkan pengamanan dan penjagaan di gereja-gereja," urainya.
Orang nomor satu di Pemprov Jatim ini juga mengajak seluruh masyarakat Jatim untuk saling
menjaga toleransi antar umat beragama, mempererat persaudaraan antar sesama, serta menjaga persatuan dan kesatuan. Meskipun ia meyakini bahwa selama ini masyarakat Jatim terbukti bisa menjaga harmonisasi dan kerukunan tersebut dengan baik.
Baca juga: Tasikmalaya Gempar, 2 Tahanan Kejaksaan yang Positif COVID-19 Kabur Dari Ruang Isolasi Tidak hanya itu, agar
aksi terorisme tidak terjadi kembali, Khofifah pun berpesan kepada seluruh masyarakat agar proaktif mengawasi lingkungannya masing-masing. Mengingat, keamanan bukan hanya tugas aparat keamanan melainkan juga seluruh elemen masyarakat.
"Semoga seluruh kekerabatan, harmoni dan persaudaraan diantara kita satu dengan yang lain bisa terjalin dengan baik dan berseiring. Saya yakin masyarakat Jatim bisa menjaga harmonisasi ini dengan baik. Harmonisasi yang tercipta di Jatim ini menjadi penguatan dan penghormatan terhadap seluruh proses ibadah dalam rangka menyambut
Paskah tahun ini," terangnya.
Baca juga: Angkut Gubernur Papua Lukas Enembe ke Papua Nugini Lewat Jalur Tikus, Ini Pengakuan Tukang Ojek Sementara itu, Romo Yoseph Eko Budi Susilo, maupun Mgr. Henricus Pidyarto, turut menyampaikan terimakasih kepada aparat TNI Polri yang telah melakukan pengamanan dan penjagaan untuk memastikan proses peribadatan jelang
Paskah ini berjalan dengan baik dan lancar. "Kami merasa sungguh diperhatikan terutama pada saat yang cukup sulit ini. Tapi kami merasa aman melanjutkan ibadah kami karena aparat keamanan sungguh menjamin," jelas Mgr. Henricus Pidyarto.
(eyt)