DENPASAR - Sejumlah Ormas Hindu di Bali mendatangi
Polda Bali , Senin (19/4/2021). Mereka mempolisikan channel YouTube Istiqomah TV terkait konten ceramah Desak Made Darmawati yang dianggap memuat unsur
penistaan agama dan
ujaran kebencian .
Baca juga:
Dianggap Nistakan Agama Hindu, KMHDI Akan Laporkan Desak Made ke Bareskrim Laporan sejumlah Ormas yang tergabung dalam Tim Advokasi Penegakan Dharma itu dilakukan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali.
Baca juga:
Kasus Penistaan Agama, PPP Desak Cabut Paspor Pria yang Ngaku Nabi ke-26 "Hari ini kami melaporkan Istiqomah TV yang menyebarkan konten yang berisi ceramah dari saudari dr Desak Made Darmawati yang didalamnya memuat tentang penistaan agama dan ujaran kebencian," kata koordinator tim pelapor, Gede Suardana.
Dia menjelaskan, ada dua barang bukti yang disertakan dalam laporan, yaitu akun YouTube Istiqomah TV dan surat permintaan maaf Desak Made Darmawati yang isinya menyatakan siap bertanggungjawab.
Suardana menegaskan, pihaknya telah memberi maaf kepada Desak Made Darmawati. Namun hal itu tidak serta merta menghapuskan langkah hukum yang dilakukan.
Dia berharap kepolisian bersikap adil dan profesional dengan memproses laporan itu. "Kalau tidak, berarti polisi tidak profesional dan mengayomi semua umat," ujarnya.
(shf)