ALOR - DPP PDIP secara resmi mencabut dukungan kepada
Bupati dan Wakil Bupati Alor , Amon Djobo dan Imran Duru. Dalam surat resminya, DPP PDIP juga mencabut surat rekomendasi No. 3628/IN/DPP/XI/2017 tertanggal 30 November 2017.
Baca juga: Sebut Khofifah Lebih Baik dari Risma, Bupati Alor Kehilangan Dukungan PDIP Pencabutan dukungan dan rekomendasi ini, dilakukan DPP PDIP usai video
Bupati Alor , Amon Djobo viral di berbagai media sosial. Dalam video tersebut, bupati diduga memarahi Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.
Menurut Ketua DPC PDIP Kabupaten Alor, Enny Anggrek, surat dari DPP PDIP sudah keluar tertanggal 2 Juni 2021, pada pukul 18.00 WIT. "Menanggapi surat dari DPP PDIP, tentunya kami di DPC PDIP dan Fraksi PDIP DPRD
Kabupaten Alor , akan petuh melaksanakannya," tegasnya.
Baca juga: 2 Wanita dan 3 Pria Digerebek di Rumah Kos, Diduga Kelelahan Usai Pesta Seks dan Miras Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD
Kabupaten Alor ini menegaskan, ada empat poin dalam surat DPP PDIP tersebut, di antaranya menginstruksikan kepada DPC PDIP
Kabupaten Alor , untuk segera berkoordinasi dan konsolidasi dengan Fraksi PDIP DPRD
Kabupaten Alor , terkait pencabutan dukungan ini. "Bagi yang melanggar, akan dikenai sanksi organisasi," tegasnya.
Baca juga: Teroris TPNPB-OPM Kembali Lakukan Aksi Penembakan Brutal, 1 Warga Puncak Tewas Amon Djobo yang merupakan petahana mampu memenangkan
Pilkada Alor , dengan dukungan dari PDIP bersama partai lainnya, seperti Partasi Nasdem, Partai Demokrta, Partai Gerindra, dan beberapa partai lainnya. Hingga kini Amon Djobo masih berada di luar kota, sehingga belum bisa dimintai keterangan terkait surat pencabutan dukungan tersebut.
(eyt)