floating-Pasien Covid-19 Melonjak,...
Pasien Covid-19 Melonjak, Pemkot Depok Kerja Keras Cari Bed Tambahan untuk Rumah Sakit
Pasien Covid-19 Melonjak,...
Pasien Covid-19 Melonjak, Pemkot Depok Kerja Keras Cari Bed Tambahan untuk Rumah Sakit
Kamis, 17 Juni 2021 - 19:24 WIB
DEPOK - Bed Occupansi Rate (BOR) rawat inap rumah sakit bagi pasien Cobvid-19 di Kota Depok saat ini mencapai 73,4 persen untuk isolasi. Sedangkan untuk ruang ICU mencapai 71,9 persen.

Jumlah itu di atas ambang batas WHO yang hanya 60 persen saja. Sedangkan untuk tempat isolasi pasien tanpa gejala di Wisma Makara Universitas Indonesia (UI) dan Pusat Studi Jepang (PSJ) sudah mencapai 90,9 persen.

Baca juga: Ruang ICU Covid-19 di RSUD Depok Hanya Tersisa 1 Bed

Dengan kondisi demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sedang berupaya keras menambah jumlah tempat tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit. Untuk sementara sudah ada penambahan 10 bed di Rumah Sakit Graha Permata Ibu (GPI) dan diupayakan ada penambahan 30 bed lagi dari RS Bunda Margonda.

“Saat ini yang sedang kita upayakan adalah penambahan ruang isolasi di rumah sakit. Jadi ada beberapa rumah sakit yang saat ini yang akan menambah kapasitas untuk ruang perawatan, diantaranya RS Bunda Margonda yang sedang kami persiapkan. Terus kemarin malam ada penambahan 10 bed di RS GPI. Mudah-mudahan di RS Bunda Margonda dalam minggu ini bisa terealisasi,” kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Hari Ini 32 Jenazah Covid-19 Dimakamkan, Begini Penampakan Antrean Mobil Jenazah di Jakarta

Penambahan bed tentu harus dibarengi dengan sarana dan prasarana pendukung. Untuk itu, selain dua RS tersebut Satgas masih mengupayakan penambahan bed dari RS lain.

“Kami sedang mempersiapkan itu, terus berkembang. Ada beberapa rumah sakit yang sedang dikoordinasikan untuk penambahan. Tentunya disesuaikan juga dengan fasilitas di rumah sakit, karena memang penambahan ruang isolasi harus disiapkan dengan sarpras dan SDM yang dimiliki RS tersebut. Jadi minggu ini kita coba koordinasikan,” tambahnya.

Di sisi lain Satgas belum berencana menambah tempat isolasi bagi pasien tanpa gejala. Jumlah pasien tanpa gejala saat ini memang mengalami kenaikan. Namun mereka masih bisa menjalani isolasi di Makara UI dan PSJ secara bergiliran.

Baca juga: Kasus Covid-19 Catat Rekor Baru, Bima Arya Umumkan Situasi Kota Bogor Sudah Genting

“Sampai saat ini belum ada (rencana penambahan), tapi kita liat perkembangan setelah minggu ini. Memang tren kasus sedang tinggi, OTG-nya banyak. Ini yang Makara kan keluar masuk ya, mudah-mudahan yang di dalam sudah selesai. Sampai saat ini belum kita rencanakan, tapi lihat tren sampai minggu besok. Terus Senin kita lihat zonasi dan kita rumuskan,” pungkasnya.
(thm)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
Inisiasi Gerakan Bakti...
Inisiasi Gerakan Bakti Sosial, Dua Remaja di Depok Gandeng UMKM Bangun Kepedulian
Ajari Ibu-ibu Memasarkan...
Ajari Ibu-ibu Memasarkan Produk Makanan dengan AI di Depok, Sandiaga Uno: Buka Lapangan Kerja
Peneror Bom ke 10 Sekolah...
Peneror Bom ke 10 Sekolah di Depok Catut Nama Eks Pacar di E-mail
Polisi Tangkap Terduga...
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Ancaman Bom ke 10 Sekolah di Depok