DELISERDANG - Pertengkaran di tempat kerja, membuat nyawa Rendy Ramadhan melayang usai
digorok oleh teman kerjanya sendiri di kantor distributor minuman dalam kemasan Aqua di Jalan Kapten Sumarsono, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Baca juga: Purwakarta Gempar, 2 Warga Diculik dan Dianiaya hingga Tewas 6 Orang Tak Dikenal Usai dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan,
korban yang baru saja bertunangan dengan kekasihnya, dan bersiap menuju ke jenjang pelaminan tersebut, disemayamkan di rumah duka di Jalan Pasar Dua Timur, Kelurahan Rengla Pulau, Kecamatan Medan Marelan.
Isak tangis keluarga pecah saat
jenazah korban dimasukkan ke dalam rumah duka. Ibu kandung korban menangis histeris, tak kuasa melihat
anak ketiganya tewas dengan cara tidak wajar. Korban tewas saat di rumah sakit, dengan luka tusuk senjata tajam di bagian leher.
Baca juga: COVID-19 Kian menggila, Pendeta GKPI Diimbau Tak Putus Ingatkan Jemaat Patuh Prokes Peristiwa naas ini terjadi saat korban tertidur pada jam istrahat kerja, namun secara tiba-tiba pelaku
menusuk korban . Mendapatkan serangan mendadak, korban terbangun lalu melakukan perlawanan, dan keduanya terlibat perkelahian.
Saat itu muncul rekan kerja korban yang melihat korban mengalami
pendarahan di bagian leher. Rekannya pun meminta bantuan rekan kerja lainnya, untuk menolong korban, dan menangkap pelaku.
Baca juga: Nyalakan Tanda Bahaya, Kesembuhan COVID-19 di Kota Malang Turun dan Tingkat Kematian Naik Korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Sementara pelaku yang diketahui bernama Zulkarnain berhasil ditangkap dan diserahkan ke Polsek Sunggal. Salah seorang saksi mata, Noval mengatakan, sebelumnya korban dengan pelaku ini sering
cekcok mulut . "Pelaku merasa sakit hati dan tersinggung, lantaran sering diejek oleh korban," ungkapnya.
Baca juga: Kerumunan Wanita-wanita Seksi Saat Melayani Tamu Berkaraoke Dibubarkan Satpol PP Sementara ayah kandung korban, Karso menyatakan, korban yang baru saja melangsungkan pertunangan untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan. "Anak kami ini merupakan
tulang punggung keluarga . Kami berharap agar pelaku dihukum dengan seberat-beratnya," tegasnya.
Kasus
pembunuhan ini telah ditangani petugas kepolisian dari Polsek Sunggal. Sementara pelaku yang telah ditahan di Polsek Sunggal, kini terus menjalani pemeriksaan secara intensif yang dilakukan penyidik Polsek Sunggal.
(eyt)