floating-32 Keluarga di Dusun...
32 Keluarga di Dusun Tanete Maros Tak lagi Gunakan Pelita
32 Keluarga di Dusun...
32 Keluarga di Dusun Tanete Maros Tak lagi Gunakan Pelita
Senin, 21 Juni 2021 - 15:20 WIB
MAROS - Sebanyak 32 keluarga di Dusun Tanete, Desa Wanuawaru, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros kini tak lagi menggunakan pelita untuk penerangan di malam hari. Itu karena listrik PLN telah masuk di wilayah mereka.

Guna melistriki 32 kepala keluarga (KK) di dusun terpencil tersebut, PLN mengeluarkan investasi sebesar Rp538 miliar atau sebesar Rp16 juta untuk setiap KK.

Baca juga:Hingga Juni, PLN Terapkan Co-Firing di 17 PLTU Hasilkan Energi Hijau 189 MW

“Dengan terlistrikinya dusun tersebut, menjadi bukti bahwa PLN terus berupaya menembus setiap tantangan guna menghadirkan keadilan energi untuk masyarakat, khususnya menghadirkan listrik hingga ke seluruh pelosok negeri,” ucap General Manager PLN UIW Sulselrabar , Awaluddin Hafid, Senin (21/6).

PLN harus menempuh jarak ±104 km dari Kota Makassar ke Kecamatan Mallawa. Sedangkan untuk mencapai Dusun Tanete, memerlukan jarak 73 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 2 jam dari Kecamatan Tanete.

Untuk menghadirkan listrik di dusun tersebut, PLN membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 1,4 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 1,75 kms dan gardu distribusi dengan kapasitas daya sebesar 50 kilo Volt Ampere.

Dengan pembangunan tersebut, kelistrikan di Dusun Tanete kini tersambung dengan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan.

“Untuk mencapai dusun tersebut, petugas kami harus menempuh jalanan licin yang bebatuan dengan medan yang curam. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” terang Awaluddin.

Baca juga:Bangun PLTA di Sumbar, PLN Dapat Kucuran Dana 1,2 Juta Euro dari Prancis

Selain sebagai penerangan, dengan sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani, PLN berharap hadirnya listrik dapat meningkatkan produktivitas petani dan meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah terpencil tersebut.

“Dengan hadirnya listrik kami berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sini,” ujar Awaluddin.

Kepala Desa Wanuawaru, Abdul Hannan mengucapkan terima kasih dan kebahagiaannya karena sudah lama warga desa itu mengharapkan listrik.

“Sudah berpuluh-puluh tahun lamanya, Dusun kami belum menikmati listrik. Namun syukur alhamdulilah hari ini, warga bisa menikmati listrik. Terimakasih PLN ,” ucap Abdul Hannan.

Warga Dusun Tanete, Ahmad Imran menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas upaya PLN menghadirkan listrik di dusunnya. Sebelum hadirnya listrik PLN , warga menggunakan pelita untuk keperluan penerangan.

Baca juga:PLN Gelar Pelatihan Barista untuk Penyandang Disabilitas

"Untuk penerangan, biasanya kami menggunakan pelita dan menghabiskan 10 liter minyak tanah tiap bulannya. Mudah-mudahan dengan hadirnya listrik PLN dapat membantu perekonomian masyarakat," imbuhnya.

Melalui program listrik desa hingga Juni 2021, PLN telah mencapai 99,99 persen untuk rasio elektrifikasi (RE) di Sulsel.
(luq)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa