KIEV - Ukraina dan
Amerika Serikat (AS) akan memulai latihan militer yang melibatkan lebih dari 30 negara di Laut Hitam dan
Ukraina selatan. Latihan ini tetap digelar meski adanya protes dari
Rusia. Latihan militer Sea Breeze 2021 akan berlangsung selama dua pekan dan melibatkan sekitar 5.000 personel militer dari NATO dan sekutu lainnya, serta sekitar 30 kapal dan 40 pesawat. Kapal perusak rudal AS, USS Ross, dan Korps Marinir AS akan ambil bagian.
Ukraina, seperti dilansir Reuters pada Senin (28/6/2021), mengatakan tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan pengalaman dalam aksi bersama selama operasi penjaga perdamaian dan keamanan multinasional.
Baca juga: Diancam China Tak Dapat Vaksin COVID-19, Ukraina Ciut Nyali Kedutaan Rusia di Washington pekan lalu menyerukan agar latihan dibatalkan, dan kementerian pertahanan Rusia mengatakan akan bereaksi jika perlu untuk melindungi keamanan nasionalnya sendiri.
Hubungan antara Kiev dan Moskow anjlok setelah Rusia merebut Crimea dan atas dukungan Rusia untuk pemberontakan separatis di Ukraina timur.
Baca juga: Empat Bulan Diborgol untuk Menguji Cinta Pasangan, Sejoli Ukraina Ini Putus Juga Ketegangan meningkat lagi tahun ini ketika Rusia mengumpulkan pasukan di perbatasan dengan Ukraina, di mana beberapa dari mereka tetap bersama dengan peralatan mereka.
(ian)