JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta
Anies Baswedan menegaskan, tingginya angka kematian akibat
Covid-19 yang terjadi di Provinsi DKI Jakarta bukanlah sebuah prestasi.
Anies menegaskan hal tersebut usai pada Sabtu (3/7/2021) kemarin, tercatat penambahan 392 orang yang dimakamkan dengan prosedur Covid-19.
"Ini jenazah tambah liang kubur itu berbeda dengan menambah rumah. Menambah rumah, menambah kilometer jalan itu adalah sebuah prestasi, tapi menambah liang kubur, menambah jumlah orang yang dimakamkan ini adalah sebuah tanda bahaya bagi semuanya," kata Anies.
Baca juga: Sejak 2020, Pemerintah Nunggak Rp36 Triliun ke RS untuk Penanganan Covid-19 Peringatan ini, sebut ini, menjadi alarm bagi semua orang di Jakarta. Sebab, kematian akibat Covid-19 tidak memandang usia maupun status sosial.
Saksikan selengkapnya di iNews Sore bersama mulai pukul 16.00 WIB dipandu Fandi Hasib dan Stefanie Patricia secara langsung hanya di televisi berita milik MNC Group,
iNews.
(zik)