floating-Hasil Jualan Jamu Meningkat,...
Hasil Jualan Jamu Meningkat, Laba Bersih Sido Muncul Naik 21%
Hasil Jualan Jamu Meningkat,...
Hasil Jualan Jamu Meningkat, Laba Bersih Sido Muncul Naik 21%
Rabu, 28 Juli 2021 - 11:18 WIB
JAKARTA - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatatkan kenaikan laba bersih pada kuartal II-2021. Pada laporan keuangan per 30 Juni 2021, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp502 miliar atau lebih tinggi 21,31 persen dibanding 30 Juni 2020 sebesar Rp413,79 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp1,65 triliun atau naik 13,36 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,45 triliun dengan laba per saham dasar Rp16,86.

Baca Juga: Unilever Indonesia Cetak Laba Bersih Rp3 Triliun di Kuartal II 2021

Adapun penjualan Perseroan terdiri atas jamu herbal dan suplemen, makanan dan minuman, serta farmasi. Jamu herbal dan suplemen tercatat Rp1,06 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp923,19 miliar. Kemudian, makanan dan minuman tercatat Rp526,23 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp469,16 miliar, dan farmasi tercatat Rp67,09 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp67,35 miliar. Perseroan mencatatkan penjualan kepada pelanggan tunggal yang melebihi 10 persen dari total penjualan kepada PT Muncul Anugerah Sakti sebesar Rp185,59 miliar atau 11,22 persen.

SIDO mencatatkan adanya kenaikan beban pokok penjualan di kuartal II-2021 menjadi Rp724,71 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp678,39 miliar. Beban penjualan dan pemasaran juga mengalami kenaikan menjadi Rp223,95 miliar dari sebelumnya Rp187,68 miliar, dan beban umum dan administrasi naik menjadi Rp98,68 miliar dari sebelumnya Rp91,13 miliar.

Baca Juga: Dorong Transformasi, KBI Cetak Laba Bersih Rp66,4 Miliar di 2020

Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp380,35 miliar, kas neto digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp51,95 miliar dan kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp563,87 miliar. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul mencatatkan liabilitas sebesar Rp427,92 miliar dan ekuitas Rp3,16 triliun. Adapun total aset perseroan turun menjadi Rp3,59 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp3,84 triliun.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
Upaya Peningkatan Target...
Upaya Peningkatan Target Penjualan, MNC Finance Gelar Agent Gathering Bersama CarDekho Group