Heroik! Aksi
Greysia Polii sempat membuat jantungan ketika mengganti raket di saat poin kritis di game kedua final bulu tangkis ganda putri di olimpiade Tokyo 2020. Ya, saat jantung suporter Indonesia berdegup kencang, Greysia membuat epik mengganti raketnya.
Baca Juga: Berawal dari Skandal di Olimpiade London 2012, Greysia Polii Kini Rebut Emas Tokyo 2020 Setelah mengembalikan shuutlecock kepada Chen Qingchen, dalam posisi kritis 18-10 di game kedua, Greysia tiba-tiba berlari ke tempat perlengkapan raketnya. Greysia secepat kilat kembali masuk ke lapangan setelah mengganti raketnya. Beruntung, Apriyani Rahayu, pasangan mainnya, mampu menahan serangan ganda China Chen Qingchen/Jia Yi Fan.
Setelah masuk ke lapangan, Greysia kembali meladeni rally lawan yang dimenanginya untuk mengubah skor 19-10. Sempat tertahan 19-15,
Greysia/Apriyani mampu mencuri poin untuk menghasilkan matchpoint sebelum menutup pertandingan final 21-15.
Baca Juga: Tangis Greysia/Apriyani Pecah di Podium Juara Olimpiade Tokyo 2020 Meledaklah kegembiraan Greysia/Apriyani setelah memastikan memenangi pertandingan untuk meraih emas ganda putri bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020. Ekspresi Apriyani begitu meledak-ledak ketika memenangi rally point untuk mengubah skor 19-10. Sebuah perjuangan luar biasa seorang Greysia Polii dan Apriyani Rahayu yang kompak bahu-membahu meraih emas Olimpiade untuk Indonesia.
Sukses itu menjadi sejarah bagi Greysia/Apriyani sebagai ganda putri Indonesia pertama yang meraih emas Olimpiade. Greysia/Apriyani juga menjadi pahlawan Indonesia untuk menjaga tradisi emas bulu tangkis Indonesia di Olimpiade.
(aww)