floating-Greysia Polii Pebulu...
Greysia Polii Pebulu Tangkis Tersukses Sabet 4 Medali Emas Multievent
Greysia Polii Pebulu...
Greysia Polii Pebulu Tangkis Tersukses Sabet 4 Medali Emas Multievent
Senin, 09 Agustus 2021 - 09:21 WIB
Greysia Polii menjadi pebulu tangkis paling lengkap meraih 4 medali emas di pesta olahraga multievent level nasional dan internasional. Dari Pekan Olahraga Nasional PON hingga Olimpiade, Greysia menyabet medali emas dengan pasangan berbeda.

Sebelum meraih emas Olimpiade Tokyo 2020 , Greysia membuat ramalan dalam cuitannya di akun Twitternya @GreysPolii pada 29 Mei 2020. Ketika itu, Grey—panggilan Greysia—mengunggah cuitan:

Kejurnas Gold - centang

PON Gold - centang

Sea Games Gold - centang

Asian Games Gold – centang

Olimpiade - ????

Memang mengkoleksi Gold di beberapa Turnamen penting di atas adalah impian semua atlet. Itu bisa terjadi dan juga tidak. Save the best for las, we’ll see!

Baca Juga: Mia Audina si Dengkek Sabet 2 Medali Emas untuk 2 Negara

Dan, pada 2 Agustus 2021, ramalan Greysia menjadi kenyataan setelah meraih medali emas ganda putri bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia membuat sejarah bersama pasangannya, Apriyani Rahayu, menyabet medali emas ganda putri.

Hebatnya, Greysia/Apriyani meraih emas dengan membungkam ganda terkuat China Chen Qingchen/Jia Yifan dalam dua game 21-19, 21-15 di Musashino Forrest Sport Plaza, Tokyo, Jepang. Terciptalah sejarah Greysia/Apriyani menjadi ganda putri Indonesia pertama yang meraih emas di Olimpiade.

Raihan emas ganda putri Greysia/Apriyani melengkapi perolehan emas bulu tangkis Indonesia di Olimpiade. Sebelumnya, tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda campuran sudah menyumbangkan emas Olimpiade untuk Indonesia.

Menoleh ke belakang, 13 tahun sebelumnya, Greysia mengawali jejak emasnya di multievent olahraga dengan meraih medali emas Pekan Olahraga Nasional PON 2008. Kala itu, Greysia yang berduet dengan Nathalia Christine Poluakan mewakili Sulawesi Utara menyabet emas dengan menaklukkan Jo Novita/Pia Zebadiah (DKI Jakarta) dengan rubber game 18-21, 21-14, 21-16.

Baca Juga: Kecelakaan Dani Pedrosa Warnai Kemenangan Jorge Martin di MotoGP Styria 2021

Enam tahun berikutnya, Greysia yang masuk Pelatnas Bulu Tangkis Indonesia, berganti pasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari, meraih emas Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Duet Greysia/Nitya mengalahkan pasangan kuat Jepang, Ayaka Takahashi/Misaki Matsutomo 21-15, 21-19

Lima tahun berselang, Greysia kembali berganti pasangan setelah Nitya cedera. Greysia berpasangan dengan Apriyani Rahayu menyabet emas SEA Games 2019 di Filipina. Di final, Greysia/Apriyani menumbangkan ganda putri Thailand dengan skor 21-3, 21-18.

Klimaks dari raihan emas multievent Greysia diraih di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia/Apriyani yang bukan unggulan berhasil meraih emas dengan membungkam ganda China Chen Qingchen/Jia Yifan dengan skirb21-19, 21-15.

Keberhasilan Greysia meraih medali semua emas multievent olahraga menjadikannya sebagai pebulu tangkis paling sukses. Greysia mengalahkan legenda bulu tangkis Indonesia Susy Susanti. Tunggal putri legendaris Indonesia itu memang meraih emas Olimpiade 1992. Tapi Susy belum pernah meraih medali emas Asian Games.
(aww)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026